Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 September 2020 | 23.36 WIB

Faldo Maldini Gagal Jadi Cagub Sumbar, Tujuan Utama Bukan Punya Ajudan

Faldo Maldini - Instagram - Image

Faldo Maldini - Instagram

JawaPos.com - Sampai hari terakhir pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) gubernur-wakil gubernur Sumbar, Minggu (6/9), nama Faldo Maldini tidak muncul. Sosoknya pun tidak hadir di kantor KPU Sumbar sebagai kandidat yang mendaftar.

Ketua DPW Partai Solidaritas ‎Indonesia (PSI) gagal mendapat dukungan dari partai politik (parpol). Meski sempat mendeklarasikan diri bakal maju bersama Ketua DPW PKB Sumbar Febby Dt Bangso, namun upaya itu urung terjadi. PKB malah mengusung pasangan Fakhrizal-Genius Umar bersama Golkar dan Nasdem.

Situasi itu maklumi Faldo Maldini. Meski gagal bertanding, Faldo mengaku bangga. Sebab dia berhasil menemui ribuan masyarakat Sumbar dari pelosok ke pelosok. Sudah ribuan tangan masyarakat Sumbar yang dia salami. Mulai dari yang muda sampai yang tua.

"Ini adalah sebuah perjalanan politik terjauh yang pernah kami lalui. Hingga menit akhir, kami tetap berjalan," ujar Faldo dalam keterangan persnya yang diterima JawaPos.com, Senin (7/9).

Baca juga: PSI Tak Punya Kursi, PKB Dukung Mulyadi, Faldo Batal Jadi Cagub

Menurut alumnus Universitas Indonesia (UI) itu, hasil dalam berproses ditentukan Tuhan Yang Mahaesa. Sejauh ini, hasil yang dicapai sangat disyukuri.

Kendati tidak berhasil maju dengan kendaraan PSI, Faldo mengklaim memiliki elektabilitas tinggi. Masyarakat kampung halamannya sangat rasional.

"Menurut laporan dari kawan-kawan lembaga survei yang kredibel, publik menerima apa yang kami tawarkan. Elektabilitas kami dalam beberapa bulan bekerja bersama ribuan relawan cukup mampu mengimbangi, bahkan melewati beberapa tokoh yang sudah pernah menjadi pejabat. Sumatera Barat percaya pada karakter dan gagasan," ungkapnya.

Dengan tidak berhasil bertanding di Pilgub Sumbar, Faldo tetap berterima kasih kepada relawannya dan warga Sumatera Barat. "Kami merasa sangat terhormat bisa dibantu melalui proses ini. Hasil kerja kita tidak mengecewakan, namun kesempatan saja yang belum diberikan," tuturnya.

Menurut Faldo, tujuan utama diri menjalani proses politik sebagai kandidat gubernur beberapa waktu lalu bukan untuk menjadi pejabat, bukan punya mobil dinas, bukan juga punya ajudan. "Tapi menghadirkan kepemimpinan terbaik untuk Sumatera Barat," tandasnya.

"Perjalanan ini harus tetap berlanjut. Kami selalu mohon bekerja sama. Kemudian, selamat berkontestasi untuk semua kandidat. Jangan pernah sakiti hati masyarakat Sumatera Barat," pungkasnya.

Baca juga: PDIP Urung Ikut Pilgub Sumbar, Hasto Sebut Mulyadi Mudah Goyah

Diketahui, sampai akhir terakhir pendaftaran pilgub Sumbar, terdapat empat bakal paslon yang mendaftar. Mereka adalah Mahyeldi Ansharullah-Audy Jonaldy bersama PKS dan PPP; Nasrul Abit-Indra Catri (Gerindra), Mulyadi-Ali Mukni (Demokrat dan PAN); dan Fakhrizal-Genius Umar‎ (Golkar, Nasdem, dan PKB).

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=JSeyeGwafM0

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore