
Photo
JawaPos.com - Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan mengajak masyarakat Indonesia untuk tetap taat mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah. Terutama pada kegiatan yang melibatkan banyak orang.
Menurut politikus partai Demokrat itu, anjuran pemerintah tersebut dibuat dalam rangka meminimalisir dan melawan makin berkembangnya virus Corona yang sangat memberatkan rakyat.
"Saya rasa upaya-upaya yang dilakukan pemerintah dalam koridor menghentikan penyebaran virus mesti diapresiasi dan didukung," kata syarief saat menjadi pembicara dalam acara Temu Tokoh Nasional di aula Ponpes Nurul Hidayah Al-Khodijiyyah, Cianjur, (8/8).
Pimpinan MPR dari partai Demokrat ini menegaskan untuk menghadapi pandemi harus dimulai dari menghilangkan penyebabnya, yakni virus itu sendiri. Sebab, kata dia, ketika virus sudah hilang maka semua dampak yang diakibatkannya pun berangsur-angsur akan hilang juga.
"Masyarakat akan kembali menjalani kehidupan normalnya seperti sebelum ada COVID-19," ujarnya.
"Saya menganalogikan begini, ketika kita ingin menghilangkan asap, maka apinya sebagai sumber asap yang harus dipadamkan lebih dulu. Ketika itu terjadi, lambat laun asap akan segera lenyap. Dan saat ini hanya patuh pada protokol kesehatanlah yang diharapkan bisa menghilangkan pandemi, sebelum vaksin atau obat ditemukan," jelas Syarief.
Syarief juga mengungkapkan, banyak contoh elemen masyarakat yang dengan kesadaran penuh mematuhi secara disiplin protokol kesehatan. Salah satunya adalah Ponpes Nurul Hidayah Cianjur. Syarief Hasan berharap ponpes terus melakukan hal tersebut dan menjadi contoh baik buat semua.
"Saya melihat disiplin dalam menjaga kesehatan yang dilakukan ponpes adalah implementasi ajaran Islam yakni menjaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan," tambahnya.
"Menjalankan protokol kesehatan dengan baik di masa pandemi juga sebagai syiar Islam. Mari kita semua umat Islam menjadi yang terdepan. Tunjukan komitmen kita dalam upaya melawan COVID-19 ini," katanya.
Lebih lanjut Syarief Hasan mengatakan, Islam juga mengajarkan hubungan saling membantu dan bergotong royong antara sesama manusia. Untuk itu, sinergitas antaranak bangsa dalam menghadapi musuh yang sama sangat diperlukan, dibina, dan dikuatkan.
"Akhirnya di samping berbagai usaha yang ditempuh, kita semua berdoa dan berharap agar pandemi ini segera cepat berakhir," tandasnya.
Diketahui, dalam acara tersebut turut dihadiri Pimpinan Ponpes KH. Denny Ramdhani, Ketua MUI Cianjur KH. Ahmad Yani, Jajaran Dewan Kesenian Cianjur, para tokoh masyarakat desa dan sekitar 300 santri.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
