Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Juli 2020 | 03.01 WIB

Nasdem Sterilkan Ruang Fraksi

ANTISIPASI KORONA: Surat pimpinan Fraksi Nasdem DPR yang menginstruksikan para tenaga ahli dan staf untuk bekerja di rumah selama sepekan ke depan. (ISTIMEWA) - Image

ANTISIPASI KORONA: Surat pimpinan Fraksi Nasdem DPR yang menginstruksikan para tenaga ahli dan staf untuk bekerja di rumah selama sepekan ke depan. (ISTIMEWA)

JawaPos.com – Fraksi Partai Nasdem menggelar rapid test Covid-19 kemarin pagi (29/6). Hasilnya, dari 143 orang yang dites, ada tujuh orang yang diketahui mengalami gejala reaktif. Mereka terdiri atas staf Fraksi Nasdem, tenaga ahli anggota, tenaga ahli fraksi, dan office boy (OB).

Untuk memastikan positif atau tidak terjangkit Covid-19, mereka yang reaktif langsung menjalani tes PCR (polymerase chain reaction). Sekretaris Fraksi Nasdem Saan Mustopa yang dikonfirmasi membenarkan informasi itu. ”Betul, tujuh staf reaktif,” katanya kepada Jawa Pos kemarin.

Disampaikan, fraksinya memang rutin menggelar rapid test dua kali seminggu. Itu dikhususkan bagi staf dan pegawai yang bekerja di lingkungan Fraksi Nasdem, yaitu di lantai 22 dan 23 Gedung Nusantara I, kompleks parlemen Senayan. Sedangkan semua anggota DPR Fraksi Nasdem, ungkap Saan, sudah melakukan tes swab.

Atas temuan tujuh orang yang reaktif, Fraksi Nasdem langsung menginstruksikan agar seluruh staf menjalani work from home (WFH). Itu berlaku mulai hari ini (30/6) hingga 6 Juli. Mulai aktif berkantor seperti biasa 7 Juli.

Bagaimana anggota fraksi? Saan mengatakan, anggota tidak boleh masuk ke ruang fraksi untuk menghindari persebaran virus. ”Jika ada rapat komisi, anggota langsung ke komisi masing-masing. Tidak perlu ke ruang kerja dulu,” imbuh wakil ketua Komisi II DPR tersebut.

Sementara itu, rapat Komisi VII DPR dengan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati disusupi pengumuman penting dari meja pimpinan rapat. Wakil Ketua Komisi VII Alex Noerdin mengumumkan baru saja mendapat kabar bahwa beberapa orang diketahui positif Covid-19. Dia bahkan menyebutkan, ada sepuluh orang yang ditemukan positif.

Namun, politikus Golkar itu tak menyebut di lantai berapa ditemukan kasus positif virus korona. Juga tidak dijelaskan apakah kabar tersebut memiliki kaitan dengan rapid test yang dilakukan Fraksi Nasdem kemarin. ”Bapak dan Ibu, ini penting agar setiap rapat patuhi protokol kesehatan,” tuturnya.

Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR memang menyiapkan fasilitas rapid test sebagai bagian dari fasilitas protokol kesehatan menghadapi virus korona di lingkungan DPR. Kepala Bagian Pelayanan Kesehatan (Yankes) DPR dr Dian Handayani menjelaskan, kebijakan untuk melakukan rapid test diserahkan ke setiap fraksi. Ada juga anggota DPR yang datang secara personal untuk rapid test. ”Prinsipnya, yankes siap melakukan langkah antisipasi agar aktivitas kedewanan tidak terganggu,” ucapnya.

Saksikan video menarik berikut ini:

 

https://www.youtube.com/watch?v=ZvsHXSU0Aao

 

https://www.youtube.com/watch?v=DndD4lf17QY

 

https://www.youtube.com/watch?v=-fdIPhNVVzo

Editor: Ilham Safutra
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore