
Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali saat pertemuan konsolidasi dengan tujuh menteri dan sembilan kepala lembaga di bawah lingkup koordinasi Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (31/10/2019). Adapun konsolidasi tersebut membahas percepatan pencapaian visi
JawaPos.com - Anggota Komisi X DPR RI Abdul Hakim Bafagih mengritik langkah pemerintah yang merealokasi anggaran Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Besaran dananya Rp 564,8 Miliar.
"Meskipun itu jumlahnya mencapai tiga puluh persen dari total anggaran di Kemenpora, kita semua tahu bahwasa anggaran itu memang tidak bisa digunakan di tahun ini," ujar Bafagih dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/5).
Menurut Bafagih, anggaran itu sedianya akan digunakan untuk pelaksanaan PON XX dan PEPARNAS di Papua, yang beberapa waktu lalu telah diputuskan untuk ditunda gelarannya pada 2021 mendatang.
Selain itu, Bafagih juga menyoroti pos-pos realokasi anggaran lainnya yang mencapai hingga Rp 20,5 miliar di dua kedeputian yakni Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda dan Deputi Bidang Pengembangan Pemuda karena program dan kegiatannya yang tidak jelas. Ia juga mengaku menemukan anggaran yang diarahkan untuk membeli alat pelindung diri bagi para atlet maupun pelatih di tengah pandemi Covid-19.
"Kami mempertanyakan tujuan dan urgensi refocussing kegiatan dengan anggaran sebesar Rp 39,8 Miliar untuk dukungan APD bagi atlet dan pelatih yang masih melakukan latihan mandiri di rumah, stakeholder olahraga dan kelompok suporter yang akan dilaksanakan oleh unit kerja Deputi bidang Peningkatan Prestasi Olahraga," kata Bafagih.
Menurut Bafagih, atlet dan pelatih yang melakukan latihan mandiri di rumah lebih membutuhkan dukungan asupan gizi yang baik untuk menjaga stamina kebugaran dan performanya.
Karena itu, Bafagih mendesak, Menpora Zainuddin Amali agar bijak dalam mengelola anggaran kementeriannya. Salah satunya dengan tidak menggelar tender pengadaan baranga yang dianggap kurang berguna bagi para atlet.
"Sudah sepatutnya dan sewajarnya Menpora bisa dengan bijak mengelola anggarannya dengan baik. Karena yang digunakan adalah uang negara," pungkasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=3yevCzxrWLA
https://www.youtube.com/watch?v=CaPEtmCK5Kg
https://www.youtube.com/watch?v=_9F8Pe2Z5VQ
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022