
Photo
JawaPos.com - Gedung parlemen, Senayan sepi. Itu bukan hanya karena bertepatan dengan libur natal dan tahun baru, tapi juga tiba masa reses anggota DPR RI. Ratuasan legislator pun memilih untuk kembali ke dapilnya.
Legislator Partai Golkar Mukhamad Misbakhun (MM) memanfaatkan masa reses perdana DPR 2019-2024 untuk menemui konstituen dan tim sukarelawannya di Daerah Pemilihan (Dapil) II Jawa Timur. Ia bersafari di dapilnya yang meliputi Pasuruan dan Probolinggo. Dalam safari politik itu Misbakhun mengunjungi tujuh lokasi pertemuan.
"Reses akhir tahun ini sekaligus menjadi kesempatan pertama menemui konstituen sejak saya kembali terpilih menjadi anggota DPR 2019-2024,” ujar Misbakhun pada JawaPos.com, Minggu (29/12).
Lokasi pertama yang dikunjungi Misbakhun adalah Pondok Pesantren Baitus Sholihin di Genggong, Probolinggo asuhan KH. M. Hasan Ainul Yakin (Gus Nunung) itu punya peran signifikan dalam menjaring suara baginya pada Pemilu 2019.
“Beliau adalah guru sekaligus mitra strategis dalam pemenangan saya,” ujarnya.
Selanjutnya, Misbakhun menuju sukarelawan pendukungnya di Desa Selogudig Wetan, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo. Jauh-jauh hari sebelum Pemilu 2019 lalu, politikus asal Pasuruan itu memiliki tim sukses bernama Relawan Tetap Misbakhun (Tekun).
Dari Probolinggo, Misbakhun bergeser ke Kabupaten Pasuruan untuk menghadiri pertemuan dengan kader-kader Golkar. Lokasinya di areal rumah Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Pasuruan Bambang Robiyanto.
Adapun penutup hari pertama safari politik Misbakhun adalah pertemuan di RM Orion, Kota Probolinggo. “Acaranya adalah Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan,” tuturnya.
Dalam pertemuan di tiga lokasi di Probolinggo, Misbakhun mengantongi sejumlah aspirasi dari konstituennya. Aspirasi yang menonjol adalah persoalan nasib mantan pegawai PT Kertas Leces dan tunggakan sertifikasi bagi guru.
BUMN yang bergerak di bidang produksi kertas itu telah dipailitkan oleh Pengadilan Niaga Surabaya pada September 2018. Para mantan pegawai PT Kertas Leces pun mengadu kepada Misbakhun.
"Saya dapat oleh-oleh penting dari Probolinggo yang pasti akan saya follow up di Senayan (DPR, red),” ucap Misbakuh. “Khusus tentang tunggakan sertifikasi guru akan saya sampaikan kepada menteri keuangan.”
Adapun pada hari kedua safari, Misbakhun mengawalinya dengan pertemuan di Desa Nguling, Kabupaten Pasuruan. Dalam pertemuan yang dibuka oleh Kepala Desa Nguling Edi Suyitno itu Misbakhun kembali bertemu dengan ratusan Relawan Tekun.
Setelah itu, Misbakhun menghadiri rapat konsolidasi internal DPD II Golkar Kota Pasuruan. Hal yang dibahas pada rapat konsolidasi itu adalah upaya memenangkan kader Golkar pada Pemilihan Wali Kota Pasuruan tahun depan.
"Kita harus menjunjung tinggi muruah Partai Golkar di Kota Pasuruan dengan komitmen sungguh-sungguh menempatkan kader terbaik kita untuk duduk sebagai wali kota,” katanya.
Adapun kegiatan terkahir adalah serap aspirasi masyarakat di Balai Desa Gunung Gangsir, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Dalam pertemuan itu Misbakhun menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh sukarelawan yang telah membantunya di pemilu legislatif, serta memenangkannya Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
