Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Mei 2019 | 17.46 WIB

Tito Karnavian Tak Tertarik Jadi Menteri

Kapolri Jenderal Tito Karnavian - Dery Ridwansah/JawaPos.com - Image

Kapolri Jenderal Tito Karnavian - Dery Ridwansah/JawaPos.com

JawaPos.com - Pihak Mabes Polri menegaskan sang Kapolri Jenderal Tito Karnavian tidak bakal masuk dalam jajaran menteri kabinet, jika Joko Widodo (Jokowi) terpilih sebagai presiden Republik Indonesia untuk periode kedua. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Muhammad Iqbal menegaskan, mantan kapolda Metro Jaya itu tidak tertarik jadi menteri.

"Kapolri saat ini fokus mengerjakan tugas-tugas kepolisian dengan sebaik-baiknya. Tidak ada fokus lain selain memimpin dan mengembangkan institusi Polri,” kata Muhammad Iqbal, Minggu (5/5).

Lebih jauh Iqbal menuturkan, Tito Karnavian akan fokus pada pembenahan sumber daya manusia (SDM) yang ada di lingkungan kepolisian. “Mengembangkan institusi Polri dan menanamkan jiwa promoter pada diri seluruh anggota Polri,” ucapnya. Adapun jabatan menteri yang disebut-sebut akan diduduki Tito Karnavian yakni Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam).

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol M. Iqbal (Dok.JawaPos.com)

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol M. Iqbal (Dok.JawaPos.com)

Menurut mantan Wakapolda Jatim itu, Tito Karnavian tidak mungkin menduduki posisi menkopolhukam. Sebab, posisi tersebut lebih pantas diisi oleh tokoh yang berpengalaman dari institusi TNI.

"Adapun di beberapa media online muncul isu yang mengaitkan Pak Kapolri dengan jabatan Menkopolhukam. Pak Kapolri mengatakan posisi itu paling pas diisi oleh tokoh dari kalangan TNI," jelas Iqbal.

Dugaan soal Tito ini sejalan dengan analisis Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane sebelumnya. Dia mengatakan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian akan ditarik ke dalam kabinet menteri, jika Presiden Jokowi diumumkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sebagai pemenang Pilpres 2019.

"Saya menilai prestasi Polri dalam mengamankan Indonesia. Terutama ibu kota Jakarta saat proses pilpres maupun saat pelaksanaan pilpres sangat luar biasa. Situasi aman dan sangat kondusif, padahal situasi politik sangat panas, masyarakat terbelah antara pendukung 01 dan 02. Perang di medsos sudah seperti perang bharatayudha," tukas Neta.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol M. Iqbal (Dok.JawaPos.com)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore