
Kubu 02 bakal menjadikan kampanye terbuka sebagai momentum mengerek elektabilitas.
JawaPos.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean menyatakan, masa kampanye terbuka akan dimanfaatkan pihaknya untuk menyampaikan janji-janji politik ke masyarakat. Ferdinand optimistis masa kampanye terbuka menjadi momentum untuk mengerek elektabilitas Prabowo-Sandi jelang sebulan pencoblosan.
"Kita harapkan janji politik Prabowo-Sandi akan disampaikan di situ. Program politik kita tinggal di situ. Karena yang lain sudah dilakukan dan faktanya (selisih) elektabilitas tinggal sedikit dan kita berharap betul 17 April masyarakat memilih Prabowo - Sandi," kata Ferdinand di Media Center Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (20/3).
Selain menyampaikan janji-janji politik, Ferdinand menambahkan masa kampanye terbuka akan dimanfaatkan untuk menyampaikan segala permasalahan di masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kader partai Demokrat itu pun berjanji jika Prabowo-Sandi bakal memaparkan solusi dari permasalahan yang masih menjadi momok bangsa.
"Masalah-masalah yang ada sekarang dan solusinya apa yang akan diberikan kepada rakyat. Karena ini ajang sosialisasi yang besar dan peliputannya terbuka," pungkasnya.
Diketahui, kampanye kampanye terbuka akan berlangsung pada 24 Maret hingga 13 April 2019. Adapun Komisi Pemilihan Umum (KPU) membagi zona kampanye kampanye terbuka ke dalam dua zona, yakni zona A dan B.
Berdasarkan hasil undian yang dilakukan KPU dengan kedua perwakilan kandidat peserta Pilpres 2019, Prabowo-Sandi akan memulai kampanye rapat umum di zona A yang meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua.
Sementara itu, Jokowi-Ma'ruf memulai rapat kampanye umum di zona B yang meliputi Bengkulu, Lampung, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara dan Papua Barat

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
