
Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Diaz Hendropriyono mengatakan, jangan salah kader Parai Gerindra juga ada yang melakukan korupsi. Sehingga korupsi banyak saat ini karena ada kader Gerindra juga.
JawaPos.com - Korupsi di Indonesia sudah mencapai stadium empat. Pernyataan itu seperti yang dikatakan oleh calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.
Menanggapi itu, Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Diaz Hendropriyono mengatakan, jangan salah kader Parai Gerindra juga ada yang melakukan korupsi. Sehingga korupsi banyak saat ini karena ada kader Gerindra juga.
"Jadi kalau bilang stadium empat, jangan sampai lupa ada juga kader Gerindra yang terlibat korupsi," ujar Diza di Novotel Hotel, Jakarta, Rabu (5/12).
Karena itu, Diaz meminta Prabowo lebih dulu berkaca sebelum mengeluarkan pernyataan politik. Karena ada kader-kadernya yang terlibat korupsi atau berurusan dengan KPK.
"Jadi ya tidak patut berbicara stadium empat kalau masih ada kadernya yang berkontrubusi di situ," katanya.
Anak dari mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono ini menabahkan, di era Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebetulnya indeks persepsi korupsi turun. Bahkan lebih baik dari era Presiden Indonesia ke-5 Megawati Soekarnoputri.
"Jadi kalau dibilang stadium empat, orde baru lebih stadium lagi, saya enggak tahu stadium berapa," pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, saat berpidato di Singapura, Prabowo mengatakan elite pemerintahan Indonesia yang sarat korupsi dan suap-menyuap. Dalam The World in 2019 Gala Dinner di Hotel Grand Hyatt, Prabowo mengatakan korupsi di Indonesia sudah seperti kanker stadium empat.
Dalam pidatonya, kata Prabowo, didasarkan pada data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Pejabat yang korupsi tak cuma di kalangan elite politik, tapi juga menteri hingga hakim.
Prabowo menjelaskan kondisi itu mengakibatkan jurang kesenjangan sosial akar rumput dan pejabat yang sarat rasuah semakin lebar. Karena itu, mantan Danjen Kopassus itu menyebut angka kemiskinan rakyat Indonesia meningkat.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
