
Anggota Komisi IX DPR, Nurmansyah Tanjung. Nurmansyah mendorong agar pemerintah segera membantu TKI Eti.
JawaPos.com - Anggota Komisi IX DPR, Nurmansyah Tanjung mendorong agar seluruh pihak terkait membantu nasib TKW Eti. Saat ini, kata dia, TKW asal Majalengka itu tengah menghadapi ancaman hukuman qisas di Arab Saudi.
Hanya saja, ada peluang untuk membebaskannya. "Ada penawaran (dari keluarga majikannya) mengganti hukumannya menjadi diyat (denda)," ujar Nurmansyah kepada JawaPos.com, Jumat (16/11).
Nurmansyah menambahkan, pihak keluarga majikan Eti meminta diyat Rp 20 miliar. Sementara saat ini, baru terkumpul sekitar Rp 10 miliar.
"Maka dari itu, kami di DPR mendorong seluruh pihak-pihak terkait untuk mencari jalan keluarnya," jelasnya.
"Jangan sampai Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) sendirian. Harus ada partisipasi publik," lanjut politikus PDI Perjuangan itu.
Dia mendorong agar pemerintah memperkuat lobi. Mulai dari tingkat Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia, hingga langsung ke Kerajaan. "Saya pikir Pak Presiden punya hubungan baik kan sama Raja Arab Saudi. Mudah-mudahan bisa ada solusi," pungkasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
