
Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Nurmansyah Tanjung memuji konsistensi Tompi dalam kasus Ratna Sarumpaet. Tompi dinilai telah bersikap kritis dan skeptis, ketika kasus ini pertama kali muncul ke publik
JawaPos.com - Kasus hoax Ratna Sarumpaet harus menjadi pelajaran penting bagi masyarakat. Sebab, kebohongan Ratna Sarumpaet menimbulkan banyak korban. Korban informasi palsu.
'Drama' Ratna Sarumpaet menyita perhatian publik, di saat mereka juga tengah berempati atas bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Hal itu diungkapkan Politikus PDI Perjuangan, Nurmansyah Tanjung, ketika mengomentari maraknya hoax menjelang Pemilu 2019.
"Meminjam istilah Vicky, telah terjadi 'kudeta rasa'. Bela Rasa yang seharusnya untuk korban bencana diubah menjadi skenario bela Ratna Sarumpaet," ujar Nurmansyah kepada JawaPos.com, Jumat (19/10).
Nurmansyah mengapresiasi atas cepatnya respons Polri dalam menindak kasus tersebut. Dia tak bisa membayangkan andai kebohongan Ratna Sarumpaet tak terungkap.
"Bisa-bisa masyarakat benar-benar terbelah. Apalagi tensi politik makin memanas," tegas pria yang juga Anggota Komisi IX DPR itu.
"Tapi beruntunglah, banyak orang yang peduli untuk mengungkapnya, termasuk Dokter Tompi," lanjut dia.
Menurut Nurmansyah, Tompi bisa dikatakan sebagai dokter yang pertama kali cukup skeptis dan kritis ketika kasus ini muncul. Dia tak langsung percaya dan menelannya mentah-mentah.
"Sebagai dokter, dia bijak. Melakukan analisis awal dari sisi kedokteran sebagai second opinion, di saat yang lain 'terbius' dengan sandiwara Ratna Sarumpaet," ungkapnya.
Nurmansyah berharap, polisi mengusut tuntas kasus Ratna. Termasuk melakukan penelusuran lebih lanjut terkait adanya unsur kesengajaan sekaligus aktor intelektualnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
