
Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani menilai Sandi Uno telah mengutip data yang salah soal harga makan siang di Indonesia dan Singapura.
JawaPos.com - Pernyataan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno kembali menuai tanggapan dari kubu lawan. Ini akibat pernyataannya yang menyebut sepiring nasi ayam di Indonesia mencapai Rp 50 ribu, lebih mahal dari di Singapura yang hanya Rp 35 ribu.
Kritik itu dilontarkan oleh Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Arsul Sani. Dia menyebut jika Sandi telah mengutip data yang salah dan tidak sesuai fakta. Bahkan sepengalamannya saat berkunjung ke Singapura, harga nasi ayam tidak sampai Rp 35 ribu.
"Mungkin Pak Sandi beli nasi ayamnya di Warteg India sebelah Masjid Sultan (di Kampung Glam, Singapura). Itu pun tidak Rp 35 ribu. Saya kan suka makan di situ. Harganya disitu SGD 5, berarti sekitar Rp 53 ribuan," ujar Arsul di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (9/10).
"Sementara beliau makan nasi ayam (di Indonesia) itu paling enggak kalau di Restoran Padang di Natrabu (Menteng) atau di Garuda, iya pasti beda kelasnya," sambungnya.
Arsul menganggap, perbandingan yang diterapkan oleh Sandi tidak sejajar dalam hal pemilihan rumah makannya. Sehingga menyebabkan terjadinya ketimpangan harga, seolah-olah di Singapura lebih murah.
"Tapi kalau restoran tempat beli makannya sebanding atau apple to apple, pasti harga lebih mahal di Singapura," imbuhnya.
Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu mencontohkan, misalnya makan di Takashimaya Shopping Centre, Orchard Road, Singapura, jika dibandingkan dengan Plaza Indonesia atau Grand Indonesia, pasti lebih mahal di Singapura.
Namun apabila perbandingannya antara Plaza Indonesia atau Grand Indonesia dengan Lucky Plaza Singapura, sebagai pusat perbelanjaan yang selevel, maka hasil yang didapat bisa lebih mahal di Singapura.
"Jadi kita harus selevel tempatnya. Harus sebanding, karena enggak mungkin harga makanan dan minuman Singapura lebih murah daripada yang ada di Jakarta," pungkas Arsul.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
