
Ilustrasi: Hoaks
JawaPos.com - Saat ini muncul usulan 3 Oktober dijadikan 'Hari Antihoaks Nasional'. Hal itu setelah aktivis Ratna Sarumpaet mengakui kebohongan soal tidak adanya penganiaayan yang ia dapatkan.
Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni mengatakan, adanya usulan itu sangatlah bagus. Itu dilakukan sebagai momentum bahwa adanya hoaks sangat berbahaya.
"Usulan yang relevan. Hari kemarin adalah hari yang mengguncangkan masyarakat kita. Di mana seseorang dengan mudah menyebar hoaks dan para pemimpin bangsa dengan mudah menelannya mentah-mentah," ujar Antoni kepada JawaPos.com, Jumat (5/10).
Adanya kasus Ratna Sarumpaet ini juga dikatakan Antoni akan membuat masyarakat cerdas, tidak mudah percaya dengan segala suatu hal. Artinya masyarakat semakin sadar untuk bisa melakukan pengecekan apabila ada hal yang rancu.
"Masyarakat semakin cerdas melihat kejadian kemarin itu. Semakin bisa membebaskan diri dari hoaks," pungkasnya.
Sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal PPP Achmad Baidowi mengusulkan tanggal 3 Oktober, saat Ratna Sarumpaet mengakui berbohong atas kabar penganiayaan yang menimpanya, sebagai Hari Anti Hoaks Nasional.
Menurut dia kebohongan yang dilakukan Ratna Sarumpaet telah menggegerkan masyarakat Indonesia di tengah penanganan pascabencana di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah. Ironisnya, kebohongan Ratna Sarumpaet dianggap sebagai sebuah kebenaran oleh elit politik tanpa ditelusuri kebenarannya.
Usulan tanggal 3 Oktober sebagai 'Hari Antihoaks Nasional' juga digagas oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Hal itu karena adanya hoaks sangat merugikan banyak pihak.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
