Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 23 Juli 2018 | 00.35 WIB

Tak Jadi Wapres Jokowi, Cak Imin dan AH Bakal Diganjar Posisi Menko?

Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar kecil kemungkinan akan dipilih Jokowi jadi cawapresnya di Pilpres 2019. - Image

Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar kecil kemungkinan akan dipilih Jokowi jadi cawapresnya di Pilpres 2019.

JawaPos.com - Teka - teki calon wakil presiden (Cawapres) Joko Widodo (Jokowi) perlahan mulai terbuka. Jelang pendafataran yang akan ditutup pada 10 Agustus mendatang, setidaknya ada empat nama yang berpeluang mendampinginya sebagai calon wakil presiden di pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang.


Keempat nama itu masing-masing yakni Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Gubernur NTB periode 2008-2013 dan 2013-2018 TGB Zainul Majdi dan Ketum Golkar Airlangga Hartarto (AH). Kemudian juga terdapat nama anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD.


Menurut pengamat komunikasi politik Ari Junaedi, jika disimulasikan dengan mempertimbangkan soliditas parpol-parpol pendukung, nama Muhaimin dan Airlangga kemungkinan disiapkan sebagai menteri koordinator atau menteri utama.


"Saya kira sangat riskan menyandingkan nama Cak Imin atau Airlangga sebagai cawapres karena akan menimbulkan gejolak dan resistensi dari parpol-parpol pengusung Jokowi yang lain," ujar Ari, Minggu (22/7).


Pengajar di Universitas Indonesia ini mencontohkan PDI Perjuangan dengan PPP, tentu akan merasa kecewa jika cawapres yang dipilih Cak Imin atau Airlangga.


"PDIP sebagai partai asal dan pemberi saham terbesar apa tidak kecewa dengan penunjukkan Cak Imin dan Airlangga ? Demikian juga Romahurmuzy, apa tidak merasa 'di php-in' jika Jokowi memilih Cak Imin sebagai pengganti JK," katanya.


Sementara terkait dua nama lain, Ari meyakini Jokowi juga bakal kesulitan untuk memilih. Karena keduanya lekat dengan persepsi Islam serta menjadi penghapus "kesan" Jokowi memusuhi kelompok tertentu.


Resistensi untuk Mahfud atau TGB Zainul Majdi juga besar, karena PKB kubu Cak Imin merasa tidak 'klop' dengan Mahfud," ucapnya. Sedangkan TGB, kemungkinan bakal dianggap sebagai penumpang kesiangan yang baru mendukung Jokowi setelah di periode pertama hampir berakhir.


"Jadi, soal siapa yang akan dipinang Jokowi, pada akhirnya ditentukan kompromi para ketua umum parpol-parpol pendukung serta feeling Jokowi sendiri," pungkas Ari.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore