
Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar mengaku siap bersaing dengan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo untuk memperebutkan kursi cawapres Jokowi di Pilpres 2019.
JawaPos.com - Perebutan kursi calon wakil presiden (Cawapres) 2019 makin panas. Salah satu Ketua Umum Parpol yang dikenal paling ngotot untuk mendampingi Jokowi di 2019, adalah Muhaimin Iskandar.
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu bahkan mengklaim saingannya saat ini hanya tinggal mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo. Itu menurut survei di internalnya.
"Sekarang saingan saya tinggal Gatot Nurmantyo," ujar pria yang akrab disapa Cak Imin di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (29/5).
Bahkan Muhaimin yang kini duduk sebagai Wakil Ketua MPR ini mengaku, jelang Pilpres 2019 elektabilitas partainya juga ikut terdongkrak. Sehingga dia bersyukur dengan capaian tersebut.
"Ya survei di internal PKB, alhamdulillah naik terus. Ya kita bersyukur," katanya.
Bahkan, ungkap Cak Imin, elektabilitas PKB kini naik menjadi 8 persen. Sehingga hal ini semakin membulatkan niatnya menjadi cawapres Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019 mendatang. "Alhamdulillah sudah di atas 8 persen," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
