Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 April 2018 | 02.00 WIB

Kadernya Dibilang Berwawasan Dangkal oleh Media Rusia, Ini Reaksi PSI

Politikus Indonesia mengkritik Presiden Rusia Vladimir Putin. - Image

Politikus Indonesia mengkritik Presiden Rusia Vladimir Putin.

JawaPos.com – Sebuah media Rusia, yakni Russia Beyond the Headlines (RBTH) geram dengan video Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Tsamara Amany Alatas yang mengomentari tentang keburukan Presiden Rusia‎ Vladimir Putin.


 Lewat akun Twitter @RBTHIndonesia, media itu menilai Tsamara memiliki wawasan yang dangkal tentang Rusia dan Putin.


Melalui juru bicaranya, Rian Ernest, PSI pun memberikan pembelaan. PSI menyadari RBTH boleh saja kecewa dengan pernyataan Tsamara tentang Putin. Namun, PSI heran mengapa media Rusia justru menyerang Tsamara secara personal dengan mengatakan politikus cantik kelahiran 1996 itu berwawasan dangkal.


“Media itu menyerang personal Ketua DPP PSI menggunakan ungkapan kedangkalan dan ketidakdewasaan,” ujar Rian dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Jumat (6/4).


Mantan staf Basuki Tjahaja Purnama itu meluruskan, pernyataan koleganya itu sebetulnya merupakan kritik atas pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. Sebagaimana diketahui, Fadli Zon menginginkan agar presiden Indonesia ke depan seperti Vladimir Putin.


“Jadi, tentu kritikan ke Gerindra itu didasarkan data dan fakta. Tentu bukan artinya seluruh hal di Rusia buruk. Tapi, memang Rusia memiliki masalah besar dalam bidang korupsi," katanya.


Berdasarkan indeks persepsi korupsi internasional 2017, Indonesia berada di peringkat 96, sedangkan Rusia berada di urutan 135 dari 180 negara.


Rian menambahkan, dalam hal kebebasan sipil dan politik, Rusia masuk dalam kategori tidak bebas. Peringkat kebebasan  sipil dan politik Rusia di angka 6,5 dari skala 7.


Semakin besar angka, semakin tidak bebas. Sedangkan, Indonesia sudah naik peringkat ke level 3 sejak 2013. Dari sejumlah fakta itu, lanjutnya, sangat beralasan jika PSI mengkritik pendapat Fadli Zon yang ingin agar Indonesia dipimpin oleh presiden seperti Putin.


Rian menyarankan, sebagai media akan lebih baik jika RBTH bisa memahami konteks perbedaan pandangan antara Gerindra yang diwakili Fadli Zon dan PSI dalam melihat sosok Putin.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore