Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Maret 2018 | 22.20 WIB

Munculkan Nama Nadiem, PSI Dinilai Cuma Cari Simpati Driver GoJek

BANGGA: Presiden Persebaya Azrul Ananda (kanan) bertemu dengan CEO dan founder Go-Jek Nadiem Makarim. - Image

BANGGA: Presiden Persebaya Azrul Ananda (kanan) bertemu dengan CEO dan founder Go-Jek Nadiem Makarim.

JawaPos.com – Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari menyebut masuknya nama bos GoJek Nadiem Makarim dalam bursa cawapres pendamping Joko Widodo (Jokowi) hanya sekadar wacana saja.


Sebagaimana diketahui nama Nadiem Makarim masuk dalam bursa cawapres pendamping Jokowi bersama 11 nama lain versi Partai Solidaritas Indonesia (PSI).


“Saya kira itu masih wacana (PSI) dan menarik simpati jutaan pengemudi (driver) GoJek yang berada di belakang Nadiem Makarim. Pasti rame itu dikalangan para pengemudi Gojek,” ucap Qodari saat dihubungi JawaPos.com, Rabu (28/3).


Lebih lanjut, Qodari menuturkan, saat ini pun belum ada satu pun lembaga survei yang memasukan nama Nadiem di berbagai survei opini publik terkait Pilpres 2019.


Ia menuturkan, saat ini nama pengusaha muda transportasi berbasis aplikasi itu pun hanya baru masuk dalam radar rekomendasi cawapres versi PSI.


“Saya kira (nama) itu muncul baru di PSI. Saya pun sering berbincang dengan elit politik belum menemukan dan di media juga belum pernah ada. Saya kira itu bagian dari strategi marketing PSI,” tuturnya.


Meski demikian, Qodari menuturkan, munculnya nama Nadiem dalam bursa cawapres Jokowi dapat menjadi alternarif baru dari figur anak muda yang memiliki ide dan gagasan baik. Dirinya pun menyebut Nadiem sebagai tokoh muda yang inovatif dan pelopor usaha rintisan (start-up) yang sukses.


“Tetapi catatan saya kayaknya juga sulit, tidak mungkin (Nadiem dipilih). Dia orang bisnis murni, saya belum pernah lihat dia terjun ke dunia politik,” tuturnya.


“Memang saya pernah lihat pengusaha yang pernah terjun di politik tapi sudah ada intronya dulu,” lanjutnya.


Sebagai informasi, PSI merekomendasikan nama-nama yang dinilai layak mendampingi Jokowi di Pilpres 2019. Menariknya, dari 12 nama yang diusulkan, ada nama Bos GoJek, Nadiem Makarim.


Ke-12 nama yang dirilis PSI yaitu Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, pengusaha Chairul Tanjung, mantan Ketum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin, Menko Maritim Luhut B Panjaitan, serta mantan Panglima TNI Moeldoko.


Kemudian ada mantan Ketua MK Mahfud MD, bos GoJek Nadiem Makarim, pengusaha Rusdi Kirana, Ketua PBNU Said Aqil, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, serta Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore