
Wakil Ketua Umum Gerindra, Riza Patria.
JawaPos.com - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri telah resmi menunjuk Joko Widodo (Jokowi) sebagai capres di 2019 mendatang. Penetapan itu diputuskan dalam Rakernas III PDIP di Bali.
Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Ahmad Riza Patria mengaku pihaknya sudah sedari awal yakin bahwa Jokowi bakal kembali diusung oleh PDIP di Pilpres 2019 mendatang.
"Sudah diprediksi sejak lama. PDIP kan enggak mungkin ngusung yang lain," ujar Riza Patria saat dihubungi awak media, Jumat (23/2).
Wakil Ketua Komisi II DPR ini juga mengaku, deklarasinya PDIP ke Jokowi tidak berpengaruh bagi Partai Gerindra untuk segera ikut mendeklarasikan ketua umum Prabowo Subianto. Penuh perhitungan akan lebih baik.
"Saya kira tidak ada masalah bagi kami. Santai saja, kalau buat kami tidak penting buru-buru mendeklarasikan. Karena kan Pak Prabowo itu orangnya memang diam," katanya.
Namun demikian, Riza Patria menegaskan, saat ini partainya sedang mencari momentum yang tepat untuk bisa mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai penantang Jokowi di Pilpres 2019 mendatang. "Nanti dicari waktu yang pas dan tepat untuk deklarasi," pungkasnya.
Sebelumnya, dalam akun Twitter resmi milik PDIP, yakni @pdi_perjuangan mengunggah deklarasi dukungan tersebut. Dalam video berdurasi 38 detik ini Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menunjuk mantan Gubernur DKI tersebut menjadi capres.
"Dengan ini saya nyatakan calon presiden dari PDIP. Joko Widodo. Metal. Pasti Menang," teriak Megawati sambil mengacungkan jari tiga metal dalam video tersebut, Jumat (23/2).
Sementara Ketua DPP PDIP, Arteria Dahlan juga membenarkan, Jokowi telah ditunjuk langsung menjadi capres oleh Megawati.
"Benar mas, tadi sudah ditetapkan ibu ketua umum dalam rakernas III ini," kata Arteria saat dikonfirmasi JawaPos.com.
Artinya, dengan adanya dukungan dari PDIP, total sudah ada delapan partai yang mendukung Jokowi menjadi Presiden Indonesia. Mereka adalah Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
