Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 November 2017 | 07.44 WIB

Akankah Prabowo Menggandeng Cak Imin di 2019?

Prabowo Subianto saat bertamu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara - Image

Prabowo Subianto saat bertamu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara

JawaPos.com - Dinamika bongkar pasangan calon presiden (capres) 2019 terus berlangsung. Siapapun tokoh yang diapung bakal dapat saja disandingkan. Apalagi sejumlah terus bermunculan yang dianggap sebagai calon alternatif.


Bahkan kehadiran tokoh politik yang sudah ada bukan tidak saja mungkin dipasangkan, seperti Prabowo Subianto dengan Muhaimin Iskandar (Cak Imin). Potensi pasangan ini bermunculan, setelah lahirnya Relawan Prabowo-Muhaimin (Promu). Relawan tersebut mendeklarasikan diri untuk menggalang dukungan untuk Prabowo dan Cak Imin.


Sekretaris Relawan PROMU Mulyadi menyebut ada empat hal yang mendasari pihaknya mendukung pasangan tersebut untuk memimpin Indonesia di lima tahun mendatang.


"Dasar pertama, kekuatan nasionalis dan Nahdliyin sudah terbukti dalam sejarah perjuangan kemerdekaan sebagai kelompok yang berperan penting dalam membebaskan republik dari kolonialisme," ucap Mulyadi di Palembang, Rabu (29/11).


Pertimbangan kedua, Prabowo Subianto merupakan tokoh politik dengan sarat pengalaman di dunia militer. Tentunya sikap yang tegas dan berdisiplin tinggi merupakan representasi dari kekuatan nasionalis.


"Cak Imin adalah tokoh politik muda yang sudah berpengalaman di bidang legislatif dan kementeriaan representasi dari kaum nahdliyin dan juga merupakan Ketua Umum PKB," katanya.


Selain itu, Prabowo Subianto memiliki sikap dan konsistenitas dalam mewujudkan tatanan masyarakat Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, demokratis, adil dan makmur, serta beradab dan berketuhanan yang berlandaskan Pancasila.


"Dasar keempat, meskipun Nahdiyin merupakan aliran Islam mayoritas di Indonesia. Kami sama sekali tidak khawatir dengan posisi kaum minoritas.


NU selalu bersikap moderat dan mengedepankan harmoni. Dengan menempatkan wakil dari semua kelompok Islam terbesar. "Kami berharap sikap yang moderat dan harmoni ini tetap menjadi arus utama budaya dan politik bangsa ini," ujarnya.


Di Sumatera Selatan saat ini jumlah anggota Promu baru sebanyak 50 orang. Relawan ini akan terus mengembangkan diri di tingkat kabupaten/kota Sumatera Selatan. Mulyadi menegaskan, Promu tidak terafiliasi dengan parpol mana pun.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore