
Ketua Partai Idaman Rhoma Irama, saat mendaftar uji materi UU Pemilu di MK, Rabu (9/8).
JawaPos.com - Partai Islam Damai Aman (Idaman) resmi tidak ingin mendukung Joko Widodo (Jokowi) di 2019 nanti. Lantaran ketua umumnya Rhoma Irama ingin maju menjadi Capres di 2019 nanti.
Saat dikonfirmasi, Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama mengaku optimis para pendukung dan penggemarnya di Band Soneta, akan mendukungnya untuk bisa menjadi orang nomor satu di Indonesia.
"Ya manusia kan cuma tiga tugasnya, bekerja berdoa dan tawakal. Bekerja maksimal, bekerja optimal dan selanjutnya serahkan kepada Allah," ujar pria yang akrab disapa Bang Haji saat ditemui di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Rabu (9/8).
Pria berjuluk Raja Dangdut ini pun meminta doa restu, supaya para pendukung dan penggemarnya bisa memberikan suaranya di 2019 nanti, Apabila presidential treshold 0 persen dikabulkan oleh MK.
"Insya Allah semoga ya," katanya.
Sementara itu Partai Idaman juga berharap di 2019 nanti ada kadernya yang bisa melenggang di DPR. Sehingga bisa memberikan kontribusi bagi parlemen di Indonesia. "Mudah-mudahan bisa melebihi parlementary treshold sehingga bisa masuk Senayan (menjadi anggota DPR)," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
