
Petugas KPU saat sedang melakukan validasi nama-nama caleg di kertas surat suara yang akan dicetak untuk pemilihan legislatif 2019.
JawaPos.com - Kabar hoax yang menyebutkan ada 7 kontainer surat suara yang sudah dicoblos untuk pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin, menuai soroatan dan kecaman dari sejumlah pihak. Salah satunya Pengurus Pusat Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP).
Karena itu, pentolan Bara JP, Viktor S Sirait meminta pihak kepolisian segera menangkap penyebar kabar bohong yang bisa mengganggu jalannya tahapan pemilu 2019 itu. Menurutnya, kabar bohong seperti itu sudah masuk dalam tindak pidana dan mengganggu proses demokrasi dan bahkan bisa menimbulkan perpecahan.
"Ini sudah sangat meresahkan dan kami dari Bara JP berharap kepolisian segera menuntaskan kabar bohong itu. Agar tidak mengganggu proses pileg dan pilpres yang sudah semakin dekat, tangkap dan adili," ujar Viktor melalui keterangan tertulisnya pada JawaPos.com.
Viktor juga menuturkan, kabar bohong ini masuk kategori fitnah yang mencoba mendelegitimasi pemerintahan Presiden Jokowi dan juga tentu saja penyelenggara pemilu terutama KPU.
"Bagaimana mungkin ada surat suara 7 kontainer yang sudah dicoblos sementara KPU sendiri belum mencetak surat suara? Ini fitnah yang keji, seakan-akan Jokowi menghalalkan segala cara untuk menang," katanya.
Lebih lanjut, Viktor juga meminta, para tim sukses pasangan capres-cawapres untuk menggunakan cara-cara beradab dalam proses demokrasi di Indonesia. Bahkan, ia menyindir pernyataan politisi Partai Demokrat Andi Arief yang memposting kabar tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos untuk pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin.
"Seharusnya Andi Arief konfirmasi dulu sebelum memberikan pernyataan lewat media sosial karena postingan para politisi sering dipakai masyarakat sebagai kebenaran. Cek dulu benar atau tidak, jangan malah seakan-akan seperti mempertanyakan, padahal maksudnya adalah menyebarluaskan," ucapnya.
"Ingat kabar bohong dan fitnah seperti itu bisa menimbulkan pikiran negatif di tengah masyarakat. Seakan-akan ada kecurangan. Berpolitiklah secara dewasa dan fair," pungkasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
