Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 28 Oktober 2025 | 17.37 WIB

Wasekjen Demokrat Afriansyah Noor Minta Kader BMI Kembalikan Kejayaan Partai pada 2029

Wasekjen DPP Partai Demokrat, Afriansyah Noor bersama Ketua Umum DPN BMI Farkhan Evendi saat menghadiri Kepengurusan DPN BMI periode 2025–2030 di Jakarta. (Istimewa) - Image

Wasekjen DPP Partai Demokrat, Afriansyah Noor bersama Ketua Umum DPN BMI Farkhan Evendi saat menghadiri Kepengurusan DPN BMI periode 2025–2030 di Jakarta. (Istimewa)

JawaPos.com - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) DPP Partai Demokrat, Afriansyah Noor pentingnya kaderisasi dalam sebuah organisasi, termasuk di dalam Bintang Muda Indonesia (BMI). Menurutnya, organisasi bukan sekedar nama dan ada pengurus di tiap daerah, namun kaderisasi sangat penting untuk regenerasi.

Pernyataan itu disampaikan Afriansyah saat menghadiri Kepengurusan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) BMI periode 2025–2030 di Jakarta.

"Harapan saya BMI melakukan kolaborasi dengan seluruh elemen. Mempunyai komitmen memperkuat partai agar Partai Demokrat berjaya kembali di tahun 2029," kata Afriansyah Noor dalam keterangannya, Selasa (28/10).

Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) itu mengapresiasi kiprah BMI yang sudah menginjak periode kedua. Meski masih sangat muda, ia meyakini mampu berkiprah dengan baik dalam memperkuat partai menuju kemenangan dan kejayaan di masa depan.

"Yang penting semangat dan mempunyai niat kuat, sabar, tulus dan ikhlas. Hal-hal itu yang harus dipegang dengan baik. BMI saya lihat semakin kuat," tuturnya.

Sementara, Ketua Umum DPN BMI Farkhan Evendi menyampaikan terima kasih atas amanah yang diberikan. Farkhan mengajak semua pengurus dan kader BMI menjaga amanah utama yaitu membantu Partai Demokrat berjaya kembali.

"Amanah kita adalah memperkuat Partai Demokrat untuk berjaya kembali. Ini amanah yang harus dijaga," tegasnya.

Farkhan juga mengajak para anggotanya untuk bekerja nyata bagi rakyat. Menurutnya di Indonesia sudah banyak dan tumpah ruah dengan kata-kata.

"Kita diam tapi bekerja, berbuat secara nyata. membuktikan kepada rakyat. Karena Indonesia ini sudah banyak dan tumpah ruah oleh kata-kata," paparnya.

Farkhan menilai, maju mundurnya organisasi bukan tergantung dari pengurus inti saja tetapi semua pengurus dan kader. Makanya harus ditanamkan dalam diri masing-masing bahwa di dunia politik diniatkan sebagai ibadah.

"BMI menjadi wadah untuk mendidik calon pemimpin muda yang punya karakter dan etika. Karakter tertinggi adalah mementingkan rakyat. Jadi BMI ini ruang bersama kita, semua adalah sahabat, tidak ada saling tikung, semua berkembang saling mendukung sesuai cita-cita kita," pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore