Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 Mei 2018 | 04.37 WIB

Adik Kandung Prabowo Tanya, Menkumham dari Partai Apa ya?

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo menilai lambatnya RUU Terorisme itu karean faktor pemerintah. - Image

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo menilai lambatnya RUU Terorisme itu karean faktor pemerintah.


JawaPos.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo menilai, silang pendapat di internal eksekutif seperti panglima TNI dan Kemenkumham membuat pembahasan revisi Undang-Undang Antiterorisme belum selesai.


Menurut adik kandung Ketum Gerindra Prabowo Subianto itu, pemerintah belum sepakat mengenai definisi terorisme. “Pertanyaanya, Menteri hukum dan HAM itu dari partai mana, ya? Dari PDIP kan, bukan dari Gerindra," kata Hashim, Jumat (18/5).


Hashim juga sepakat dengan Ketua DPR Bambang Soesatyo bahwa pembahasan revisi UU Antiterorisme di parlemen sudah 99 persen. "Jadi sekarang masalahnya di pemerintah," kata Hashim.


Sementara itu, Ketua Pansus RUU Antiterorisme M Syafii menjelaskan, definisi terorisme sangat jelas. Menurut dia, jangan sampai ada stigma bahwa teroris identik dengan Islam. 


Dia menambahkan, stigma negatif itu sudah ada di mindset masyarakat. Makanya dengan definisi itu kami harap semuanya jadi netral dan objektif siapa saja yang memenuhi klausul definisi, etnis apa saja, agama apa saja,” ujar Syafii.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore