
Setya Novanto
JawaPos.com - Dicopotnya Ade Komarudin untuk mengembalikan posisi Setya Novanto dapat berdampak pada kocok ulangnya pimpinan DPR. Sebab, UU MDR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3) menggunakan sistem satu paket.
Namun memang, semua tergantung pada tensi politik yang ada di DPR. Contohnya, pada perubahan posisi ketua DPR yang lalu dari Setnov menjadi Akom, tidak terjadi kocok ulang pimpinan DPR. Dimana wakil ketua DPR tetap paket lama. Yakni, Fadli Zon dari Partai Gerindra, Fahri Hamzah dari PKS, Agus Hermanto dari Demokrat, dan Taufik Kurniawan dari PAN.
"Jadi sangat bergantung pada konstelasi politik dan dinamika politik di parlemen," ujar Direktur Eksekutif Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago melalui pesan singkat, Rabu (30/11).
Kalaupun ada pergantian ketua DPR, Pangi berharap agar tidak terjadi kegaduhan dan polemik baru di lembaga legislatif itu. Keputusan tersebut harus berdasarkan konsensus dan kesepakatan secara kolektif dan kolegial. Yakni, kesepakatan antara pimpinan parpol dan elite penentu itu sendiri.
"Peluang untuk kocok ulang, tetap terbuka. Sepanjang tidak memicu kegaduhan, konflik dan jangan sampai memantik silang sengkarut lagi parlemen," tutur dia.
Pengamat politik itu berpandangan, kalau gaduh soal pimpinan DPR, bisa menggerogoti trust lembaga tersebut di mata publik. Dimana DPR menampilkan degalan politik di ruang publik, terkait soal haus kekuasaan yang secara kasat mata disaksikan publik.
"Kapan wakil rakyat bisa fokus mengaregasi dan mengartikulasikan suara dan aspirasi rakyat, kalau kemudian tak pernah selesai dengan dirinya sendiri soal pembagian dan nafsu berkuasa yang tak ada batas dan puasnya," sindir Pangi.
Karena itu, menurut Pangi sebaiknya saat ini paraanggota DPR berfikir dan bekerja keras bagaimana kembali memulihkan animo dan memompa kepercayaan publik yang terlanjur dis-trust.
"Kalau kemudian terjadi polemik dan kegaduhan soal pergantian pimpinan DPR, jelas semakin memperpanjang dan memperdalam rentetan akumulasi kekecewaan publik," pungkasnya. (dna/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
