Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 25 September 2025 | 02.34 WIB

Pidato Prabowo di Sidang PBB Layak Diingat, Dino Patti Djalal Anggap Tunjukan Kedewasaan Berpolitik

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pandangannya dalam KITT Penyelesaian Damai atas Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara di PBB, Amerika Serikat, Senin (22/9/2025).

JawaPos.com - Eks Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI Dino Patti Djalal menilai, pidato Presiden RI Prabowo Subianto di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menunjukan nilai kenegarawanan. Pidato ini menunjukan Indonesia sebagai negara yang patut diperhitungkan dalam diplomasi internasional.

“Pesan penting dari pidato Presiden Prabowo adalah Indonesia is back in multilateral diplomacy. Selama 11 tahun terakhir, sejak Presiden Joko Widodo tidak pernah hadir secara fisik di Sidang Majelis Umum PBB, ada persepsi bahwa Indonesia menjauh dari diplomasi multilateral. Pidato hari ini menghapus persepsi itu,” kata Dino melalui akun Instagram pribadinya @dinopattidjalal, dikutip Rabu (24/9).
 
Dino menilai, pidato Prabowo  menekankan pentingnya persatuan dan perdamaian dunia. Menurutnya, terlihat kedewasan politik melaui pidato tersebut.

“Presiden Prabowo sama sekali tidak berbicara soal Indonesia first. Beliau justru menekankan pentingnya internasionalisme, persatuan umat manusia, dan perdamaian dunia. Ada kedewasaan berpikir dan sikap kenegarawanan yang sangat terasa,” jelasnya.
 
Baca Juga: Rupiah Melemah, Tarif Penyeberangan Dinilai Tertinggal 31,8 persen, Standar Keselamatan Sulit Dipenuhi

Ia pun mengulas beberapa poin penting yang disampaikan Prabowo dalam Sidang Umum PBB itu. Misalnya, soal dukungan Indonesia untuk PBB demi menjaga perdamaian dunia serta penegasan komitmen Indonesia dalam mengatasi krisis iklim global.

“Presiden menegaskan kembali komitmen Indonesia mencapai net zero (emissions) 2060 atau lebih cepat dengan fokus pada energi terbarukan. Beliau juga menekankan pentingnya Sustainable Development Goals, di tengah tren negara-negara besar yang lebih banyak mengalihkan pendanaannya untuk rivalitas strategis ketimbang pembangunan,” imbuhnya.
 
Adapun pernyataan Prabowo yang paling disorot adalah solusi atas konflik Palestina dan Israel. Dino berpandangan solusi dua negara atau two-state solutions yang disampaikan sesuai dengan sikap negara-negara Arab dan mayoritas negara dunia lainnya.

“Jika Israel mengakui kemerdekaan Palestina, maka Indonesia akan memberikan pengakuan diplomatik kepada Israel. Ini konsisten dengan posisi negara-negara Timur Tengah dan mayoritas dunia yang mendukung solusi dua negara,” ucapnya.

Prabowo juga dinilai Dino sangat jelas menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama. “Beliau menegaskan perlunya umat manusia dari semua agama untuk menjaga persatuan. Ini sangat penting bagi kondisi sosial dan politik dunia saat ini,” tambahnya.
 
Atas dasar itu, Dino menilai pidato Prabowo di PBB ini patut dibanggakan. Selain itu, layak diingat sebagai salah satu yang terbaik dari berbagai pidato yang disampaikan presiden Indonesia. 

“Ini adalah a speech to remember. Pidato yang akan diingat dan dipelajari mahasiswa hubungan internasional dan dunia akademisi Indonesia. Saya berikan dua jempol untuk Presiden Prabowo. Saya yakin seluruh bangsa Indonesia bangga dan terharu,” pungkas Dino.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore