
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni.
JawaPos.com - Lahan seluas 81.793 hektare di kawasan hutan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Riau berhasil dikuasai kembali oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) menjadi kawasan konservatif. Lahan ini sebelumnya telah beralih fungsi selama 21 tahun oleh aktivitas masyarakat.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menyambut baik hasil ini. Menurutnya, Kejagung tidak sebatas menegakan hukum, melainkan ikut berperan dalam penyelamatan lingkungan.
“Di tengah banyaknya aksi alih fungsi lahan yang membahayakan kelestarian alam, saya tentunya sangat mengapresiasi kinerja hebat Satgas PKH Kejagung yang berhasil melakukan penguasaan kembali 81 ribu hektare kawasan hutan di Riau. Ini bukan hanya penegakkan hukum, tapi juga penyelamatan lingkungan dari kehancuran dan krisis iklim yang nyata dilakukan oleh institusi negara," kata Sahroni, Kamis (10/7).
Sahroni mengatakan, penyelamatan lingkungan merupakan aspek penting menjaga negara. Tidak hanya sebatas mengembalikan kerugian negara. Oleh karena itu, kedua aspek ini harus berjalan berdampingan.
"Ini juga menjadi pesan bahwa penyelamatan lingkungan itu tak kalah penting dibanding penyelamatan aset negara, dan kejagung berhasil melakukan keduanya,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Bendahara Umum Partai NasDem ini berharap pengambilalihan kawasan TNTN ini menjadi awal dari penertiban kawasan-kawasan konservasi lain yang menghadapi permasalahan serupa. Sehingga pelestarian ekosistem bisa kembali.
“Pastinya selain di Tesso Nilo, banyak taman nasional lain yang mengalami alih fungsi lahan yang membahayakan lingkungan. Namun perlu diingat, meski penegakan hukum harus kita galakkan, tapi juga perlu ada solusi bagi masyarakat yang sudah terlanjur tinggal atau membuka lahan. Keadilan ekologis dan keadilan sosial harus berjalan seiring. Jangan sampai pemulihan justru menimbulkan konflik baru di lapangan,” pungkas Sahroni.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
