Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 3 Juni 2026 | 18.36 WIB

Kantor BGN Langsung Digeledah Kejagung Usai Pimpinannya Dicopot Prabowo, Sebelumnya Ada Isu OTT

Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Kebon Sirih, Jakarta Pusat/(Ryandi Zahdomo/JawaPos.com). - Image

Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) di Kebon Sirih, Jakarta Pusat/(Ryandi Zahdomo/JawaPos.com).

JawaPos.com - Usai Presiden Prabowo Subianto mengganti sejumlah pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) pada Selasa (2/6) malam, Kejaksaan Agung (Kejagung) bergerak cepat melakukan penggeledahan di lembaga yang mengurus program Makan Bergizi Gratis (MBG) tersebut. 

Selain Kepala BGN Dadan Hindayana, dua Wakil Kepala BGN lainnya yakni Sony Sanjaya dan Lodewyk Pusung, juga diberhentikan. Posisi mereka digantikan oleh Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala BGN, didampingi Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala.

Yang menarik, sebelum pergantian pimpinan terjadi, BGN sempat diterpa isu hukum yang menyeret nama Wakil Kepala BGN Sony Sanjaya. Pada Kamis (21/5) lalu, beredar kabar bahwa Sony terkena operasi tangkap tangan (OTT).

Namun, Sony membantah informasi tersebut saat menyampaikan keterangan kepada awak media di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan (Jaksel), pada Senin (25/5).

”Saya responsnya hari ini ada di sini bicara dengan rekan-rekan,” ungkap Sony saat ditanya ihwal kabar tersebut.

Meski sudah dibantah oleh aparat penegak hukum seperti Kejagung waktu itu, namun kabar tersebut menyebar secara luas di masyarakat hingga menjadi perbincangan publik.

Sony menegaskan bahwa dia tidak pernah terjaring OTT. Purnawirawan Polri dengan pangkat terakhir Irjen itu datang ke Bareskrim Polri untuk berkoordinasi terkait temuan terjadinya praktik jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah.

”Ada beberapa laporan polisi yang sekarang sedang ditangani, yang pertama di Polda Jawa Barat, ada 1 laporan polisi, itu sudah saya monitor kemarin sudah tertangkap pelakunya. Kemudian saya juga kemarin koordinasi dengan Polresta Barelang dan juga dengan Polres Lombok Timur,” terang dia.

Meski isu OTT tersebut dibantah, perkembangan terbaru justru datang dari Kejagung pada Rabu (3/6) pagi. Korps Adhyaksa mengonfirmasi adanya penggeledahan di kantor BGN.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore