
Ketua DPR Puan Maharani (kiri) berbincang dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad disela Rapat Paripurna Ke-19 DPR RI Masa Persidangan III Tahun Sidang 2024/2025 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/5/2025). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengimbau publik untuk tidak menuduh penguasa ada dibalik rencana penulisan ulang Sejarah Indonesia. Ia menegaskan, penulisan ulang sejarah akan dilakukan secara cermat melibatkan pihak eksekutif dan legislatif.
Pernyataan ini disampaikan Dasco menanggapi kritik publik terhadap Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon yang mempersoalkan tidak ada bukti kasus pemerkosaan massal Mei 1998.
"Nah begini, kita kan nggak tahu. Jangan kemudian menuduh sepihak ada kepentingan dari penguasa loh," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (24/6).
Dasco menyatakan, Komisi X DPR RI sebagai mitra dari Kementerian Kebudayaan akan memanggil Fadli Zon untuk mendalami polemik tersebut. Ia berharap, pembahasan itu nantinya dapat menyelesaikan polemik yang berkembang di tengah masyarakat.
"Komisi terkait saya dengar akan meminta Menteri yang bersangkutan (Fadli Zon) memberikan keterangan di DPR. Saya pikir itu bagus untuk mengclearkan hal-hal yang kemudian menjadi informasi bagi masyarakat," ujar Dasco.
Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu meminta publik untuk bersabar melihat secara rinci hasil penulisan ulang sejarah. Dasco tak ingin berandai-andai ada kepentingan dibalik penulisan ulang sejarah tersebut.
"Jangan diambil kesimpulan sekarang. Nggak boleh begitu," pungkasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
