
Ilustrasi Danantara. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid menyoroti langkah Danantara yang menjajaki investasi di BlackRock. Pasalnya, perusahaan Amerika itu dinilai punya afiliasi dengan Israel.
Kholid mengatakan, pihaknya mendukung upaya Danantara dalam menjalin kerja sama strategis, termasuk dengan investor asing. Namun dia mengingatkan, setiap langkah investasi harus berpijak pada nilai-nilai Pancasila, konstitusi, dan komitmen terhadap kemanusiaan.
Kholid menambahkan, kerja sama investasi bukanlah sekadar urusan ekonomi atau kalkulasi keuntungan. Sebab, pembangunan nasional harus berjalan selaras dengan nilai-nilai keadilan, integritas konstitusional, dan visi kemanusiaan yang diusung para pendiri bangsa.
“Investasi adalah instrumen pembangunan, bukan sekadar akumulasi profit. Karena itu, calon mitra strategis Danantara harus memiliki visi dan rekam jejak yang sejalan dengan misi kemanusiaan dan arah kebijakan luar negeri Indonesia,” ujarnya, Kamis (22/5).
Terkait rencana kerja sama dengan BlackRock, salah satu perusahaan manajemen aset terbesar dunia asal Amerika Serikat, Kholid meminta Danantara melakukan evaluasi menyeluruh atas latar belakang dan portofolio investasinya. Khususnya terkait keterlibatan dalam pendanaan perusahaan yang berafiliasi dengan industri militer Israel yang terlibat dalam agresi militer di Gaza.
"Bila terbukti ada keterkaitan, maka rencana kerja sama tersebut harus dibatalkan,” ujarnya.
Kholid menyoroti perubahan lanskap geopolitik global, di mana sejumlah negara Barat yang selama ini dekat dengan Israel kini mulai bersikap kritis. Bahkan mengevaluasi relasi ekonomi dengan entitas yang terlibat dalam pelanggaran HAM di Palestina.
“Mereka mulai mengambil sikap moral terhadap agresi militer di Gaza. Indonesia, sebagai negara Muslim terbesar di dunia, harus menjadi pelopor dalam perjuangan tegaknya keadilan global,” tegasnya.
Dia menegaskan pentingnya konsistensi antara arah kebijakan luar negeri Indonesia dengan kebijakan investasi nasional. Terutama dalam konteks dukungan Presiden Prabowo Subianto terhadap kemerdekaan Palestina.
Jangan sampai, suara Presiden Prabowo yang membela hak-hak rakyat Palestina dan mengecam Genosida yang dilakukan oleh zionis Israel di Gaza, kontradiktif dengan kebijakan investasinya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022