Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Gubernur Jakarta Pramono Anung tiba di Yogyakarta International Airport (YIA) pada Sabtu siang (22/2). Pramono merupakan salah seorang kepala daerah dari PDIP yang belum bergabung dengan ratusan kepala daerah lain dalam kegiatan retret di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Jawa Tengah (Jateng).
Berdasar pemberitaan yang dikutip dari Jawa Pos Radar Jogja, Pramono terpantau tiba di YIA sekitar pukul 13.00 WIB. Dia datang bersama rombongan yang kelihatan buru-buru meninggalkan bandara tersebut melalui pintu keluar Terminal Kedatangan. Pramono tampak mengenakan kaos dan jaket.
Awak media yang menunggu kedatangan para kepala daerah yang hendak bergabung dalam retret di Akmil langsung menghampiri Pramono. Mereka menanyakan beberapa hal terkait dengan retret kepala daerah. Namun, orang nomor satu di Jakarta itu hanya merespons singkat.
”Bismillahirrahmanirrahim,” kata mantan menteri sekretaris kabinet di era Presiden ke-7 Indonesia Joko Widodo tersebut.
Sayangnya, Pramono enggan menjawab pertanyaan lain dari awak media. Dia hanya menjelaskan akan segera menuju kendaraan jemputan yang telah menunggu. Pramono pun enggan menjawab pertanyaan mengenai retret kepala daerah. Dia menyampaikan kedatangannya ke Jogjakarta karena dia memang berasal dari Jogjakarta.
”Saya orang Jogja, bapak ibu saya dimakamkan di sini,” imbuhnya.
Pramono tidak menjelaskan tujuan setelah mendarat di YIA dan berkunjung ke Jogjakarta. Dia menyampaikan bahwa tujuan berikutnya bakal ditentukan oleh sopir yang mengantarnya. Sesampainya di mobil jembutan yang sudah menunggu, Pramono menyampaikan terima kasih dan melambaikan tangan kepada awak media.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa retret kepala daerah yang berlangsung selama tujuh hari akan menjadi bekal untuk menjalankan pemerintahan selama lima tahun. Para kepala daerah bisa melakukan sinkronisasi program dengan pemerintah pusat. Sehingga kerja-kerja untuk rakyat semakin baik.
”Jadi, kalau yang nggak mengambil bagian ya rugi sendiri, mereka kehilangan momentum untuk bisa mendapatkan teman baru, mengenal para menteri, dan juga kenal dengan gubernur misalnya, kehilangan momentum itu,” kata Tito.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
