Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 28 Agustus 2024 | 17.37 WIB

Akui Sempat Tolak Tawaran Maju Pilkada Jakarta, Pramono Anung: Karena Sudah Menerima, Saya Akan Bekerja Keras

Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab) Pramono Anung hendak mendaftarkan diri sebagai cagub Jakarta di kediamannya, Jalan Haji Ambas, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (28/8). (Istimewa) - Image

Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab) Pramono Anung hendak mendaftarkan diri sebagai cagub Jakarta di kediamannya, Jalan Haji Ambas, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (28/8). (Istimewa)

JawaPos.com - Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab) Pramono Anung menyatakan dirinya awalnya menolak untuk ikut berkontestasi pada Pilkada Jakarta 2024. Namun, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memutuskan dirinya pada Selasa (27/8) untuk berlaga pada Pilgub Jakarta 2024.

Pramono akan dipasangkan dengan Rano Karno, yang juga merupakan kader PDIP. Pramono-Rano hanya diusung oleh satu partai, yakni PDIP di Pilkada Jakarta 2024.

"Jadi finalnya kalau mau jujur, ya saya sebenarnya terus berusaha untuk tidak maju, terus berusaha untuk tidak maju, finalnya baru kemarin sore. Saya bertemu Ibu Mega, Ibu Mega menyampaikan 'Pram final', karena saya sama Bu Mega sudah 27 tahun. Jadi hubungan memang sangat dekat sekali dan saya di partai pun sebenarnya nggak mau cawe-cawe, nggak mau tampil," kata Pramono sebelum mendaftarkan diri sebagai cagub Jakarta ke KPUD di kediamannya Jalan Haji Ambas, Cipete, Jakarta Selatan, Rabu (28/8).

Menurut Pramono, penugasan yang disampaikan Megawati merupakan amanah. Karena itu, dirinya bersedia dicalonkan sebagai cagub Jakarta.

"Tapi karena amanah ini saya bilang sama beliau, 'Mbak, baik bismilah saya maju sama Rano, saya minta doa restunya'. Udah itu aja. Jadi baru kemarin," ungkap Pramono saat menirukan percakapannya dengan Megawati.

Menurutnya saat ramai kedatangan Anies Baswedan dan bersamaan pengumuman calon kepala daerah gelombang ketiga di kantor DPP PDIP, dirinya sudah ditawarkan oleh Megawati untuk maju Pilkada Jakarta. Namun, Pramono menyebut ia sempat menolak.

"Ya itu menolak, bukan belum, (tapi) menolak," ucap Pramono.

Menurut Pramono, sejak awal dirinya memang enggan maju pada Pilkada Jakarta. Namun, dirinya kini sudah menerima tugas tersebut. Sehingga akan bekerja keras menjalankan amanah tersebut.

"Ya pokoknya, intinya di awal saya tidak berkeinginan dan saya menolak, tetapi sekali lagi, karena saya sudah menerima ini, saya akan bekerja keras, bersungguh-sungguh untuk apa yang menjadi amanah ini terwujudkan," pungkas Pramono.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore