
Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto bersama Gibran Rakabuming Raka melambaikan tangan ke arah awak media usai rapat pleno terbuka dan resni di tetapkan pasangan
JawaPos.com - Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mengklarifikasi soal isu Partai Gelora menolak PKS bergabung ke pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming.
Menurut dia, penolakan itu hadir karena gagasan PKS selama ini sulit dikompromikan dengan partai politik lain.
"Keinginan PKS bergabung dengan Presiden dan Wapres tepilih Pak Prabowo dan Mas Gibran itu tidak ada masalah dengan partai lain, apalagi Gelora belum mendapatkan posisi di legislatif pusat. Tetapi masalahnya adalah lebih dengan dirinya sendiri dan gagasan-gagasan yang selama ini seolah-olah sulit dikompromikan dengan siapa pun," kata Fahri kepada wartawan, Selasa (30/4).
Fahri menyarankan PKS lebih baik berpikir ulang untuk gabung dengan pemerintahan Prabowo-Gibran. "Itu sebabnya sebaiknya PKS mengambil sedikit waktu untuk berpikir lebih mendalam tentang pikiran-pikiran dan gagasan-gagasan yang selama ini diusung dan lalu menemukan argumen yang tepat untuk berada di luar pemerintahan, karena kalah di dalam pilpres yang lalu," ucap Fahri.
Mantan Wakil Ketua DPR itu juga menekankan, Partai Gelora tidak ada masalah jika PKS hendak bergabung dengan Prabowo-Gibran. Namun, ia mempersoalkan pikiran, gagasan, dan ideologi PKS.
"Sehingga sekali lagi tidak ada masalahnya dengan partai lain, tapi masalahnya dengan pikiran-pikiran dan gagasan yang selama ini dianut serta ideologinya, juga berkaitan dengan sumber daya dari jaringan dan kader yang dimiliki, sehingga itu harus diambil sebagai persoalan PKS sendiri, bukan soal dari partai lain," tegas Fahri.
Sebelumnya, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera merespons sikap Partai Gelora yang menolak partainya bergabung koalisi Prabowo-Gibran. Mardani menyinggung balik Partai Gelora yang berbeda visi dan misi dengan PKS.
Pernyataan itu disampaikan Mardani dalam sebuah video saat bersama istrinya yang juga kader PKS, Siti Oniah. Mardani awalnya melempar pertanyaan sambil tertawa.
"Oposisi apa koalisi? Ha-ha-ha," ujar Mardani dalam video tersebut.
Siti kemudian menjawab Mardani. Dia justru melempar sindiran ke pihak yang menolak PKS.
"Aduh ya, dengar berita yang menolak PKS untuk koalisi. Aduh, terima kasih ya, itu partai apa ya? Enggak lolos PT gitu loh, masyaallah tabarakallah. Nol koma sekian loh," jawab Siti sambil memberi gestur jempol.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
