
Ketua DPP PDIP, Said Abdullah.
JawaPos.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ditetapkan sebagai pemenang Pemilu 2024. Partai politik (parpol) dibawah komando Megawati Soekarnoputri ini berhasil mendapatkan 25.387.279 suara atau 16,72 persen.
"PDIP tetap menjadi partai pemenang, berhasil hattrick, tiga kali berturut-turut menjadi pemenang pemilu sejak 2014. Alhamdulillah," ujar anggota Komisi XI DPR Said Abdullah, Kamis (21/4).
Said menuturkan, menjelang pelaksanaan Pemilu 2024 sempat beredar berbagai provokasi yang ingin menghancurkan PDI Perjuangan. Bahasa yang digunakan pun sarkastis, saatnya untuk menyembelih Banteng Moncong Putih. Namun, ternyata kenyataan berkata lain.
Diketahui, berdasarkan perhitungan riil dan keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU), PDIP tetap menjadi pemenang Pemilu 2024. Berdasarkan hasil rekapitulasi nasional, Rabu, 20 Maret 2024 PDIP meraih 25.387.279 suara. Kemudian disusul Partai Golkar dengan mendapat 23.208.654 suara dan Partai Gerindra dengan 20.071.708 suara.
Said yang merupakan ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR ini mempertanyakan apa salah PDI Perjuangan sehingga merebak berbagai kalimat provokatif ingin menghancurkan partai yang dipimpin putri Proklamator Megawati Soekarnoputri.
Apalagi, fakta memperlihatkan PDI Perjuangan beberapa kali memenangkan pemilu dan kadernya mendapat kepercayaan rakyat untuk menempati posisi puncak pimpinan Indonesia.
"Itu artinya, PDI Perjuangan menjadi partai tertinggi yang masih mendapatkan kepercayaan rakyat Indonesia," katanya.
Dalam perjalanan Indonesia, kata Said, sejak Reformasi 1998 tidak ada partai yang memenangkan pemilu lebih banyak dari PDIP. Sampai saat ini, sejak Reformasi sudah empat kali PDIP berhasil memenangkan pemilu bahkan berhasil tiga kali berturut-turut.
"Lagi-lagi bukti tak terbantahkan betapa sebagian besar rakyat Indonesia sangat mencintai dan mempercayai PDI Perjuangan. Dan kepercayaan inilah yang dijaga sepenuh oleh PDI Perjuangan," ucapnya.
Ketua DPD PDIP Jawa Timur ini menyebut, pada konteks inilah berbagai pernyataan provokatif yang ingin menghancurkan PDIP memperlihatkan kentalnya kepentingan politik jangka pendek dan sekadar memenuhi syahwat kekuasaan untuk terus berkuasa.
"Mereka berupaya merusak citra dan karakter PDI Perjuangan, bahkan menekan PDI Perjuangan melalui alat-alat kekuasaan, hanya semata mata karena PDI Perjuangan tidak bisa memenuhi syahwat kekuasaan tersebut," katanya.
Menurut Said, sudah menjadi rahasia umum ada kalangan yang ingin mencoba melabrak konstitusi misalnya, ingin merubah periodesasi jabatan presiden, yang berdasarkan UUD 1945 dibatasi hanya dua periode dan menunda pemilu.
"Mereka mencoba mengajak PDIP untuk merubah konstitusi agar jabatan Presiden dapat diperpanjang lagi. Jika PDI Perjuangan gelap mata, dan hanya menghitung keuntungan politik, tentu ajakan ini menguntungkan bagi PDIP, sebab posisi kadernya ditampuk kekuasaan, sekaligus partai pemenang pemilu," paparnya.
Karena ajakan ini bertentangan dengan semangat Reformasi yang diperjuangan PDIP bersama seluruh rakyat tentu saja ditolak mentah-mentah. Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan tegas tanpa tedeng aling-aling menolak menghianati perjuangan Reformasi untuk merubah batasan konstitusi tentang periodesasi jabatan Presiden.
PDIP juga konsisten menaati konstitusi negeri ini, yang diperjuangkan melalui Reformasi dengan pengorbanan darah dan air mata serta jiwa rakyat. Melalui pembatasan kekuasaanlah PDIP berkeyakinan, demokrasi tetap terjaga, dan tidak menjelmakan kekuasaan untuk kepentingan pribadinya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
