Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 November 2022 | 19.31 WIB

Survei SSI: Gerindra Salip Tipis PDIP jika Pileg 2024 Digelar Hari Ini

Foto: Direktur Eksekutif SSI, Abdul Hakim. Credit: istimewa - Image

Foto: Direktur Eksekutif SSI, Abdul Hakim. Credit: istimewa

JawaPos.com - Partai Gerindra berhasil menyalip elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) jika Pileg 2024 digelar hari ini. Hal itu diketahui nerdasarkan hasil survei nasional terbaru Skala Survei Indonesia (SSI).

Dalam survei tersebut disebutkan bahwa partai politik yang akan banyak dipilih untuk memilih anggota DPR RI tingkat Pusat adalah Partai Gerindra 19 persen, PDIP 18,3 persen, Golkar 8,9 persen, Demokrat 6,3 persen, PKS 5,8 persen, Nasdem 5,1 persen, PPP 2,3 persen, PKB 1,9 persen, PAN 1,7 persen, Perindo 1,2 persen, Garuda 0,2 persen, PBB 0,1 persen, Hanura 0,1 persen, dan PSI 0,1 perses. Sementara yang menjawab tidak tahu atau tidak menjawab atau rahasia sebanyak 29,0 persen.

"Dari hasil ini bisa dilihat, saat ini parpol-parpol yang sudah melebihi ambang batas 4 persen aturan parliamentary threshold ada 6 parpol, yakni Partai Gerindra, PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Demokrat, PKS dan Partai Nasdem. Sementara parpol lain perolehan suaranya masih ada di bawah ambang batas 4 persen aturan parliamentary threshold," kata Direktur Eksekutif SSI, Abdul Hakim kepada wartawan, Sabtu (19/11).

"Jika dibandingkan dengan hasil pemilu legislatif 2019, partai yang mendapatkan tambahan suara hanya Partai Gerindra sebanyak 6,4 persen, yakni dari 12,6 persen suara pada pileg 2019 menjadi 19,0 persen suara pada survei kali ini," imbuhnya.

Sementara partai politik yang lain, semuanya mengalami penurunan suara jika dibandingkan dengan hasil pileg 2019. Pengurangan suara terbanyak dialami oleh PKB yang mencapi 7,8 persen, yakni dari 9,7 persen suara pada pemilu 2019 turun menjadi 1,9 persen pada survei kali ini.

Sementara itu, PDIP mengalami penurunan suara sebanyak 1,0 persen. Partai Golkar mengalami penurunan suara sebanyak 3,4 persen, Partai Demokrat mengalami penurunan suara 1,5 persen, yakni dari 7,8 persen menjadi 6,3 persen. PKS mengalami penurunan suara sebanyak 2,4 persen, Partai Nasdem mengalami penurunan suara sebanyak 3,9 persen, PPP mengalami penurunan 2,2 persen, PAN mengalami penurunan 5,1 persen.

"Meski demikian, saat ini pemilih yang belum memutuskan pilihan masih ada sebanyak 29 persen. Komposisi perolehan suara parpol sangat mungkin berubah jika suara yang belum memutuskan ini sudah memiliki pilihan," pungkas Hakim.

Sebagai informasi, survei ini dilakukan pada periode 6-12 November 2022 di 34 provinsi. Survei menggunakan metode multistage random sampling, dengan jumlah responden 1200. Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka. Adapun margin of error survei ini yakni 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore