Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja
JawaPos.com - Menanggapi pemanggilan kader PAN yakni Uya Kuya, Eko Patrio, dan Pasha Ungu oleh Bawaslu soal bagi-bagi susu, Ketua DPP PAN, Zita Anjani, mengaku bingung. Pasalnya, Ketua Bawaslu, Rahmat Bagja pernah mengatakan aksi berbagi susu di acara Car Free Day (CFD) bukan pelanggaran pidana pemilu.
“Hasil tindak lanjut tersebut menyatakan ‘tidak cukup bukti dalam pelibatan anak-anak’ yang artinya tidak ada unsur pidana pemilu,” kata Rahmat.
Namun, perbedaan pernyataan Ketua Bawaslu dan pemanggilan tiga kader PAN diakui Zita menimbulkan tanda tanya.
“Jujur saja kami bingung. Sudah ada pernyataan dari Ketua Bawaslu kalau ga melanggar. Tapi kok tiba-tiba ada pemanggilan? Apalagi ini sudah ditangani Sentra Gakkumdu,” ujar Zita.
Sebelumnya, Zita telah menegaskan bahwa bagi-bagi susu bukan untuk kampanye, apalagi tidak ditemukannya alat peraga kampanye dan tidak ada ajakan mencoblos. Ia mengatakan, aksi tersebut ingin menunjukkan bahwa PAN dekat dan peduli dengan gizi masyarakat, terutama anak-anak.
Diketahui, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) DKI Jakarta Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio tidak memenuhi panggilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Pusat, Kamis (21/12).
Eko seharusnya menjalani pemeriksaan bersama Ketua DPP PAN Zita Anjani, Sigit Purnomo alias Pasha Ungu, dan Surya Utama alias Uya Kuya. “Mas Eko Patrio juga seharusnya hadir, cuma kemarin sakit. Sehabis kampanye, sakit, jadi berhalangan hadir,” ujar Zita kepada wartawan di Kantor Bawaslu Jakarta Pusat, Kamis (21/12).
Zita dan ketiga kader partai itu hendak diperiksa terkait dugaan pelanggaran dalam kegiatan calon wakil presiden nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka membagikan susu di area car free day (CFD) Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
