Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Desember 2023 | 05.21 WIB

KTP Sakti yang Digagas Ganjar-Mahfud Permudah Awasi Penyaluran Bansos

PERCAYA DIRI: Calon presiden dan calon wakil presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD saat mengikuti debat pertama di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa (12/12). - Image

PERCAYA DIRI: Calon presiden dan calon wakil presiden Ganjar Pranowo-Mahfud MD saat mengikuti debat pertama di Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa (12/12).

JawaPos.com - Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD menggagas program KTP Sakti. Program itu dinilai akan mempermudah penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada keluarga penerima manfaat.
 
Ganjar-Mahfud akan menyempurnakan penyaluran bansos dengan membuat sistem Satu Data Indonesia. Sehingga diharapkan seluruh penerima manfaatkan akan sangat mudah mendapatkan bansos.
 
Pakar hukum tata negara Benediktus Hestu Cipto Handoyo meyakini, program KTP Sakti merupakan upaya untuk mewujudkan single number identity. Menurutnya, single indentity atau satu identitas sudah dirumuskan dalam RUU Sistem Pemerintahan Digital.
 
 
"Dalam konteks ini, UU Tentang Perlindungan Data juga sudah ada. Sehingga program KTP Sakti sebenarnya merupakan implementasi yang mendahului RUU Sistem Pemerintahan Digital," kata Handoyo, Senin (18/12).
 
Ia menekankan, dalam mewujudkan gagasan itu, diperlukan sinergitas lintas sektor antara kementerian dan lembaga. Sehingga akan memberikan ruang koordinasi untuk melaksanakan berbagai program peningkatan kesejahteraan.
 
“Dengan satu data lewat single number identity, maka seluruh bantuan akan tepat sasaran dan kontinyuitas bantuan akan tercatat secara sistem elektronik, yang pada akhirnya transparansi akuntabilitasnya terjamin,” ungkap Handoyo.
 
 
Akademisi Univeritas Atma Jaya Jogjakarta itu meyakini, program KTP Sakti yang didukung dengan fasilitas single identity, akan memudahkan seluruh aliran dana bansos dapat dipantau oleh rakyat.
 
“Bansos tidak lagi mengalir melalui aktifitas musiman 5 tahunan demi elektoral. Melainkan ada kontinuitas berkesinambungan,” tegas Handoyo.
 
Dalam suatu kesempatan, capres Ganjar Pranowo menyatakan, KTP Sakti akan mempresentasikan sebuah kartu yang dipegang masyarakat untuk mendapatkan akses program dari pemerintah.
 
“Sehingga jaminan-jaminan selama ini ada dengan berbagai identitas satu persatu, sekarang bisa kita satukan dalam satu KTP dan kita sebut satu KTP Sakti,” ujar Ganjar usai silahturahmi Caleg dan Partai pengusung di Perum Graha Puspa Karangpawitan, Karawang, Jawa Barat, Jumat (15/12) lalu.
 
 
Menurut Ganjar, nantinya mereka yang berhak mendapatkan bantuan bisa ada dalam satu data dan dikelola oleh pemerintah.
 
“KTP sakti ini merepresentasikan semuanya, tinggal pendataannya dibuat dengan baik, pengelolaannya dengan sistem yang baik dan KTP-nya tinggal dipakai dengan card reader saja,” urai Ganjar.
 
Lebih jauh, Ganjar menyebut KTP Sakti ini mengacu dari KTP elektronik yang sudah diterapkan saat ini. Karena itu, jika memenangkan Pilpres 2024, akan langsung menerapkan KTP Sakti ini.
 
“Sebenarnya awal dari KTP elektronik dibuat. Maka tugas kita dan saya mengkonsolidasikan agar rakyat jauh lebih mudah menggunakan identitas tunggalnya,” pungkas Ganjar.
Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore