
Lestari Moerdijat
JawaPos.com - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, perlu kerja sama lintas sektor untuk mencari jalan keluar dalam menjawab tantangan di bidang ekonomi. Apalagi di tengah kondisi yang yang belum menentu hingga saat ini.
"Kita harus mampu memperpendek jarak antara harapan dengan kenyataan sehingga bisa membangun satu kesadaran bahwa pada masa transisi ini untuk membangun sektor ekonomi membutuhkan norma-norma baru yang harus diterapkan," kata Lestari Moerdijat saat membuka diskusi daring bertema Kesiapan Sektor Ekonomi Pascapandemi yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12 bekerjasama dengan DPP Partai NasDem bidang Kebijakan Publik dan Isu Strategis, Rabu (22/9).
Menurut Lestari, di masa pandemi ini dua sisi ekonomi di sektor pasokan dan permintaan terpuruk.
Karena kondisi pandemi yang cenderung melandai saat ini, jangan dianggap kita tidak perlu berupaya lagi dan bersantai.
"Apa yang menjadi strategi pemerintah, harus bisa dijalankan untuk mengatasi sejumlah tantangan sesuai realita yang ada saat ini," ujar Rerie sapaan akrab Lestari yang juga merupakan anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu.
Sementara itu, Anggota Komisi XI DPR RI, Fauzi H. Amro mengungkapkan, pemerintah saat ini sangat serius mendukung perbaikan ekonomi melalui upaya pemulihan kesehatan, kebangkitan UMKM dan peningkatan konsumsi masyarakat.
"Sejumlah langkah dilakukan, antara lain seperti percepatan pencapaian kekebalan kelompok lewat program vaksinasi nasional, membangun digitalisasi UMKM dan mengalokasikan anggaran untuk bansos dalam bentuk bantuan tunai untuk meningkatkan konsumsi masyarakat," ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Direktur Sparklabs Incubation Universitas Pelita Harapan (UPH), Radityo Fajar Arianto. Menurutnya sejumlah upaya yang harus dilakukan pada sektor UMKM adalah pemberdayaan, pengembangan, pembiayaan, penjaminan, dan kemitraan, untuk kemudian bisa bertransformasi menjadi usaha berskala besar.
Karena, jelas Radityo, tantangan yang dihadapi sektor UMKM ini pun cukup berat di era transformasi digital ini. Di era ini, tambahnya, digitalisasi bisa menjadi peluang sekaligus ancaman bagi UMKM yang bertransformasi. Belum lagi, tambahnya, persaingan harga yang bisa membatasi inovasi.
"Agar UMKM bisa berkelanjutan, maka wajib hukumnya memiliki roadmap yang realistis untuk mencapai tujuan," ujarnya.
Deputi Menteri Pariwisata RI, Bidang Kebijakan Strategis, Raden Kurleni Ukar mengungkapkan, sektor ekonomi kreatif saat ini menunjukkan harapan untuk tumbuh.Tanda-tanda peningkatan mobilitas masyarakat di wilayah yang kondisi penyebaran Covid-19 nya mulai terkendali, ujarnya, menjadi salah satu pendorong tumbuhnya sektor pariwisata.
"Di masa transisi ini, pemerintah berupaya fokus pada bentuk wisata seperti staycation, wisata dengan perjalanan pendek dan long distance di kawasan yang jauh dari keramaian," ujar Raden Kurleni.
Upaya yang dilakukan untuk merealisasikan rencana itu, salah satunya peningkatan kapasitas SDM, reorientasi destinasi pariwisata, peningkatan resilience dan daya saing wisata, serta inovasi produk dan jasa.
Presiden Asosiasi Dokter Hewan Unggas Indonesia, Dedi Kusmanagandi mengungkapkan, karena tata niaga perunggasan terganggu di masa pendemi ini, potensi peternakan unggas untuk menggerakan ekonomi menjadi sia-sia.
Karena itu, Dedi berharap sejumlah peraturan yang ada untuk mengendalikan sektor peternakan unggas diterapkan dengan konsisten. Selain itu, tambahnya, pemerintah harus memaksimalkan peran Badan Pangan Nasional (BPN) untuk menyetabilkan harga telur dan ayam bila terjadi gejolak.
Dedi juga menyarankan, para pemangku kepentingan menginisiasi terbentuknya komite perencanaan peternakan nasional agar potensi triliunan rupiah usaha peternakan yang bisa menggerakkan perkonomian tidak sia-sia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
