Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 4 Desember 2023 | 20.09 WIB

Jokowi juga Datang ke Kupang Usai Dikunjunginya, Ganjar Bantah Menutup Kampanyenya: Kan Presiden, Bisa ke Mana Pun

 

Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo berkampanye di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (4/12).

 
JawaPos.com - Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo tak mempermasalahkan kegiatan kunjungan kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Nusa Tenggara Timur (NTT) pada hari ini, Senin (4/12). Kunjungan kerja Kepala Negara ke NTT diketahui dilakukan setelah Ganjar Pranowo 
berkampanye di Kota Kupang, NTT, pada Jumat (1/12) lalu.
 
Ganjar menyebut, agenda Jokowi ke NTT bukan berarti untuk menutup kampanyenya. Dia mengungkapkan, Presiden merupakan orang yang bisa ke mana saja.
 
"Oh nggak, Pak Jokowi kan Presiden. Karena Pak Jokowi Presiden, Pak Jokowi bisa ke mana pun untuk kepentingan apapun," kata Ganjar di Kota Palu, Sulawesi Tengah, Senin (4/12).
 
Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu memastikan, menghormati setiap kegiatan ataupun keputusan yang dilakukan dan diambil Presiden Jokowi. "Saya selalu menghormati, nggak apa-apa," ucap Ganjar.
 
Dalam kampanyenya di NTT pada Jumat (1/12) sampai Sabtu (2/12), salah satu Ganjar Pranowo adalah napak tilas ke rumah pengasingan Presiden RI pertama, Soekarno di Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu (2/12). Ganjar mengaku, setiap datang ke Ende, selalu menyempatkan datang ke rumah pengasingan Bung Karno.
 
"Setiap kita ke Ende pasti kita ke situsnya dan di sinilah 4 tahun kurang lebih Bung Karno ada di sini," ucap Ganjar.
 
Di rumah pengasingan itu, terdapat salah satu sumur yang digunakan Bung Karno untuk memenuhi kebutuhan airnya. Ganjar kemudian membasuh wajah dan kakinya dengan air dari sumur tersebut.
 
Selain itu, Ganjar juga menyempatkan diri untuk bertemu dengan sejumlah anak muda di Kupang, NTT. Anak muda yang hadir antara lain, influencer, musisi, mantan finalis Puteri Indonesia dan mantan Puteri Pariwisata NTT. Salah satu musisi NTT, Yusten Kaesmetan, menyampaikan kesulitannya mengenai biaya merekam lagu di studio.
 
"Biaya rekaman, butuh sponsor, karena biasanya satu lagu Rp 2 juta," keluh Yusten.
 
Yusten pun mengaku pandai membuat lagu. Dia pun menunjukkan keahliannya menciptakan lagu di depan Ganjar.
 
"Saya kebetulan ciptakan lagu secara spontan, Pak dan saya buat lirik ini dalam 5 menit," pungkasnya.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore