Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Juni 2021 | 19.31 WIB

Parpol Diminta Edukasi Masyarakat Tentang Pentingnya Pancasila

Perajin saat menyelesaikan pembuatan patung Garuda Pancasila di industri rumahan kawasan Bali Raya, Kalimalang, Jakarta Timur, Selasa (1/7/2021). Dalam sehari perajin mampu memproduksi hingga 15 patung Garuda Pancasila. Harga patung Garuda Pancasila ini d - Image

Perajin saat menyelesaikan pembuatan patung Garuda Pancasila di industri rumahan kawasan Bali Raya, Kalimalang, Jakarta Timur, Selasa (1/7/2021). Dalam sehari perajin mampu memproduksi hingga 15 patung Garuda Pancasila. Harga patung Garuda Pancasila ini d

JawaPos.com - Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Tunas Indonesia Raya (TIDAR) sayap pemuda Partai Gerindra mengadakan event RADAR (Ragam Aktualiasi Tidar) dengan tema "Keadilan Sosial Untuk Siapa?"

Wakil Ketua Umum TIDAR, Andy Wijaya mengatakan, sebenarnya tema ini berulang kali didiskusikan. Namun, dia menilai hal itu perlu dilakukan terus dan disampaikan secara menyeluruh. Sebab, berdasarkan catatannya nilai-nilai Pancasila yang disampaikan hanya sebagian.

"Pancasila makin hari semakin digaungkan lebih sempit, ini pernyataan saya. Jadi saya melihat saat ini Pancasila ruangnya dipersempit, yang muncul di permukaan," kata Andy dalam keterangan, Jumat (4/6).

Sebenarnya, kata Andy, Pancasila itu luas. Tapi yang muncul di permukaan di publik, seolah-olah Pancasila untuk menaungi keberagaman, menaungi kebhinekaan, merekatkan persatuan.

"Memang pancasila salah satunya persatuan Indonesia. Tapi tidak hanya berhenti disitu. Banyak ruang lain yang perlu Pancasila hadir," katanya.

Menurut Andy kedepan Pancasila harus disampaikan secara menyeluruh. Untuk itu, dia mengajak semua pihak, termasuk partai politik untuk menyampaikan nilai-nilai Pancasila secara menyeluruh. Sehingga, makna Pancasila yang muncul di publik tidak sebagian saja.

"Nah ini menurut saya perlu juga kita melakukan edukasi kepada masyarakat. Tujuan Parpol salah satunya adalah pendidikan politik, tapi pendidikan politik yang benar. Yang seluas-luasnya yang menyeluruh. Jadi masyarakat memahami, jadi tidak hanya pemersatu saja," ungkapnya.

Bahkan, kata dia, ada beberapa pihak yang tidak tepat mengartikan hari kesaktian pada 1 Juni. Padahal jatuh pada 1 Oktober. "Ini kan sebuah ironi yang perlu diluruskan," kata Andy.

Dengan demikian, Andy kembali mengingatkan semua pihak untuk menyampaikan nilai-nilai Pancasila secara menyeluruh. Sehingga ke depan masyarkat bisa memahami Pancasila secara utuh.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore