Emak-emak yang berhimpun dalam wadah
JawaPos.com - Sejumlah emak-emak yang berhimpun dalam wadah 'Pejuang Bunda Pertiwi' menggelar deklarasi dukungan pemenangan calon presiden (capres) Prabowo Subianto pada pemilihan presiden (pilpres) 2024 mendatang.
Ketua umum Pejuang Bunda Pertiwi, Shesan Nazar Kanin mengatakan, gabungan emak-emak dari berbagai wilayah di Indonesia ini menyatakan diri mendukung dan ikut berjuang bersama Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR) dalam menggalang dan memenangkan Prabowo Subianto menjadi presiden Republik Indonesia 2024 - 2029.
"Komitmen Pejuang Bunda Pertiwi adalah penguatan program pendidikan parenting dan UMKM bagi emak-emak," kata Shesan di gedung Cut Nyak Dien Buperta, Cibubur, Minggu (22/10).
Shesan mengatakan, komitmen emak-emak ini diwujudkan dalam deklarasi bersama yang dihadiri oleh perwakilan setiap wilayah provinsi di seluruh Jawa, sebagian Sulawesi, Sumatera, Indonesia Timur dan Kalimantan.
Dikonfirmasi mengenai jumlah peserta yang hadir dalam deklarasi ini, Shesan mengatakan ada sekitar 1000 emak-emak baik itu peserta dan pengurus. Namun jumlah diprediksi akan bertambah mengingat perluasan jaringan sel-sel di setiap daerah.
Menurut Shesan, Pejuang Bunda Pertiwi dalam menggalang pemenangan capres Prabowo akan berkolaborasi dengan PPIR yang merupakan organ sayap partai Gerindra yang langsung pendiriannya diperintahkan oleh pak Prabowo.
"Selain itu, jaringan PPIR yang tersebar di Indonesia itu gerakannya sangat masif dan sangat kolaboratif bersama jaringan Pejuang Bunda Pertiwi di lapangan. Hal itu untuk penguatan keselarasan dan akselerasi gerak kegiatan operasi kami di lapangan," katanya.
Menyikapi rumitnya dinamika internal Koalisi Indonesia Maju untuk penetapan cawapres Prabowo, Shesan menegaskan, dirinya tidak peduli siapapun cawapresnya. Pasalnya, bagi Pejuang Bunda Pertiwi, hal paling penting dan utama adalah pak Prabowo Subianto jadi presiden 2024.
Shesan juga telah mengkalkulasi bagaimana situasi sebenar-benarnya bangsa dan negara ini. Pihaknya meyakini perlu kriteria pemimpin yang sesuai dan memiliki kemampuan menyelesaikan berbagai masalah baik dalam maupun ikut serta berkiprah di dunia internasional.
"Lebih dari itu, kami akan bangga bila Indonesia benar-benar menjadi kekuatan dunia. Meski banyak tokoh nasional yang hebat, namun menurut kami tidak ada yang sanggup mengatasi kompleksitas persoalan negara ini dari apa yang kami pahami kecuali Prabowo Subianto," tegasnya.
Ketua umum Purnawirawan Pejuang Indonesia Raya (PPIR), Mayjend TNI (Purn) Musa Bangun yang berpidato secara berapi-api menegaskan bahwa persatuan dan kesatuan adalah segala-galanya.
Musa Bangun juga menegaskan, PPIR yang jaringannya telah tersebar luas di seluruh wilayah Indonesia telah mengawali bergerak bersama emak-emak tanpa harus menjelek-jelekan pihak lain, tetap jaga persatuan dan kesatuan.
"Kami menegaskan instruksi ke seluruh jajarannya hingga ke pelosok desa untuk memantapkan lagi kolaborasi ini hingga hari H untuk kemenangan Prabowo Subianto menjadi presiden Indonesia 2024-2029," pungkasnya.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
