JawaPos.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyindir pasangan capres-cawapres dari Koalisi Perubahan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Sebab seharusnya, Anies-Cak Imin konsisten dengan pernyataannya.
Pasalnya, PDIP sudah siap menuju kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI sejak pukul 09.30 WIB.
"Seharusnya disiplin. Kalau daftar jam 8 harusnya jam 8. Itu harusnya yang diharapkan. Meskipun kami sudah siap sejak jam 09.30 tadi karena jadwalnya itu adalah jam 11 tetapi, karena ada yang kurang berdisiplin, ya kami mengalah," kata Hasto di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (19/10).
Hasto mengaku, pihaknya tidak mempermasalahkan soal rombongan Anies-Cak Imin yang melewati kediaman Ketua Umum Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.
"Ya enggak papa. Ya nggak papa, boleh, nggak ada persoalan," ucap Hasto.
Sebelumnya, pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar resmi mendaftar sebagai calon peserta Pilpres 2024 di kantor KPU RI, Jakarta, Kamis (19/10).
Kedatangan Anies-Muhaimin ke KPU tak sesuai dari jadwal yang semula direncanakan. Anies-Muhaimin dijadwalkan mendaftar ke KPU pukul 08.00 WIB, tetapi karena kemacetan arus lalu lintas dan membeludaknya relawan, kedatangan mereka telat dua jam ke KPU.
Anies-Muhaimin didampingi para ketua umum parpol pendukung, serta rombongan fungsionaris partai politik koalisi perubahan tiba di kantor KPU RI sekitar pukul 10.13 WIB. Anies menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan kedatangan.
"Kami memang berencana bisa tiba pukul 08.00 WIB, tetapi lalu lintas macet bukan hanya lalu lintas kendaraan tetapi juga lalu lintas orang juga macet. Kami mohon maaf datang agak terlambat," ucap Anies Baswedan di KPU RI, Jakarta.
Anies mengapresiasi dan berterima kasih atas kinerja KPU yang telah menyiapkan proses pendaftaran dengan baik. Termasuk yang telah bekerja di lapangan untuk memastikan proses pemilu berjalan dengan baik.
"Kami berharap dalam perjalanan ke depan kami bisa terus mendapatkan bimbingan, memastikan seluruh ketentuan dipenuhi, dan kami berharap dan dipercaya di bawah kepemimpinan bapak dan ibu sekalian pilpres, pemilu akan berjalan tertib, rapi, jujur, adil dan menghasilkan hasil yang nantinya kredibel di hadapan seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya.