
SEBELUM PENDAFTARAN: Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar bersama istri masing-masing berfoto dengan massa peserta Jalan Gembira di Makassar kemarin (24/9).
JawaPos.com – Para kandidat yang bakal running di Pilpres 2024, tampaknya, semakin intensif melakukan safari politik. Mulai menghadiri undangan hingga silaturahmi ke para tokoh. Terlebih saat libur akhir pekan. Maklum, pesta lima tahunan tinggal 141 hari. Pendaftaran pasangan capres-cawapres dimulai bulan depan. Tepatnya 19–25 Oktober.
Pasangan bacapres-bacawapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin), misalnya. Kemarin (24/9) kandidat dari Koalisi Perubahan itu mengikuti Jalan Gembira di Kota Makassar. Massa dari Partai Nasdem, PKB, dan PKS, serta masyarakat umum yang mengikuti kegiatan itu benar-benar menyemut.
Menurut Muhaimin, masyarakat yang tumpah ruah mengikuti Jalan Gembira itu menjadi cerminan keinginan perubahan. Keinginan itu membuatnya semakin optimistis menyambut Pilpres 2024. ’’Saya mendengar rakyat kecil menginginkan perubahan,’’ ujarnya.
Setelah itu, pasangan Amin berziarah ke makam Pangeran Diponegoro di Kecamatan Wajo. Anies menyebut Pangeran Diponegoro adalah simbol pejuang keadilan, yang membela hak rakyat. ’’Kami merasa bersyukur bisa berziarah ke sini (makam Pangeran Diponegoro, Red),’’ kata mantan gubernur DKI Jakarta itu.
Anies juga menghadiri undangan sebagai pembicara tunggal dalam diskusi di Universitas Hasanuddin (Unhas). Dalam diskusi itu, Anies menyampaikan gagasan tentang Satu Indonesia Satu Ekonomi.
SEBELUM PENDAFTARAN: Ganjar Pranowo didampingi Hary Tanoesoedibjo berolahraga di kawasan GBK, Jakarta, kemarin.
Sementara itu, kemarin bacapres PDIP Ganjar Pranowo berolahraga pagi dan bertemu Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta. Kepada wartawan, Hary Tanoe menyatakan optimistis Ganjar bakal menang. Menurut dia, koalisi besar yang mendukung Prabowo Subianto tidak jadi jaminan untuk meraih kemenangan.
Bahkan, lanjut Hary Tanoe, semakin banyak yang mendukung maka akan semakin ribet. ’’Ribet dalam arti bagaimana mereka nanti dalam pembagian tanggung jawab dan tugas. Saya percaya pilpres itu sangat tergantung dari figur capres dan cawapres,’’ ucapnya.
Dia menegaskan, Ganjar adalah sosok yang teruji dan berpengalaman. Disinggung soal nama bacawapres yang akan jadi pendamping Ganjar, Hary Tanoe menyebut sampai saat ini belum ada keputusan final. Yang jelas, dia berharap bacawapres itu harus ideal sehingga total suara Ganjar dan suara cawapresnya bisa maksimal. "Karena Pak Ganjar ini maju untuk menang. Jadi, cawapresnya juga harus ideal," tuturnya.
Sejauh ini, dua nama yang disebut punya kans mendampingi Ganjar adalah Menko Polhukam Mahfud MD dan Menparekraf Sandiaga Uno. Kemarin Mahfud menghadiri seminar kebangsaan bertema Menuju Pemilu 2024 yang Damai dan Bermartabat di Pesantren Darussalam Blokagung, Banyuwangi. Saat ditanya masalah bacawapres, Mahfud enggan menanggapi. "Soal itu, biar partai politik yang menentukan," terangnya. (tyo/lum/sas/abi/c18/hud)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
