Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 Agustus 2020 | 19.15 WIB

Bara JP: Jangan Ganggu Menteri-menteri Jokowi yang Lagi Kerja

SOROTI KINERJA MENTERI: Jokowi menyampaikan arahan kepada para menteri dan kepala lembaga saat sidang kabinet paripurna pada 18 Juni lalu. (YOUTUBE  SEKRETARIAT PRESIDEN) - Image

SOROTI KINERJA MENTERI: Jokowi menyampaikan arahan kepada para menteri dan kepala lembaga saat sidang kabinet paripurna pada 18 Juni lalu. (YOUTUBE SEKRETARIAT PRESIDEN)

JawaPos.com - Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Viktor S. Sirait, mengatakan saat ini kepala negara harus menghadapi dua persoalan sekaligus. Yakni soal kesehatan saat pendemi Covid-19  dan dampak ekonomi yang ditimbulkan.

"Dua persoalan berat itu, untungnya secara perlahan bisa diatasi setahap demi setahap," kata Viktor dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (11/8).

Menurutnya, Jokowi sudah mengambil langkah yang tepat. Seandainya presiden memilih lockdown total beberapa  bulan lalu, kemungkinan dan hampir pasti ekonomi bangsa akan lebih buruk.


"Pertumbuhan minus 5,32 persen kami kira tidak buruk jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang memilih lockdown ataupun negara-negara tetangga di Asia tenggara," ujarnya.

Viktor juga mengapresiasi kerja pemerintah  dalam bidang kesehatan yang selama ini sudah on the track. Ia memberi contoh persentase tingkat kesembuhan semakin tinggi dan mortalitas menurun.

"Menurut data dari Gugus Tugas Nasional Penanganan Covid-19, tingkat kesembuhan sekarang 64 persen, mortaliti 5 persen, turun dari 8 persen sejak pandemi ini datang," ucapnya.

Viktor meyakini dalam beberapa bulan ke depan Presiden Jokowi akan mengambil langkah-langkah yang sama baiknya untuk penanganan pandemi ini dan persoalan ekonomi.

Menurut Viktor, salah satu langkah Jokowi yang sangat baik adalah dibentuknya Tim Penanganan Covid-19 dan Pemulihan  Ekonomi Nasional yang dipimpin Erick Thohir dan sudah bekerja dengan cepat.

"Uji fase 3 vaksin juga  sedang dilaksanakan.  Salah satu BUMN yaitu PT Bio Farma sudah bersiap memproduksi 250 juta vaksin pada awal Januari 2021. Ini tentu hal yang menggembirakan," katanya.

Mengenai penanganan krisis ekonomi, Viktor percaya tim yang dipimpin Erick Thohir akan mampu menjalankan rencana Jokowi  menyelamatkan bangsa ini dari krisis. Viktor kemudian mengacu pada hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

"Hasil survei SMRC menyebutkan, sekitar 79 persen masyarakat percaya Jokowi mampu membawa Indonesia keluar dari krisis ekonomi akibat Pandemi Covid-19. Hanya sekitar 21 persen yang menyatakan tidak percaya," katanya.

Mengacu pada hasil survei tersebut, kata Viktor, sebagian besar masyarakat Indonesia masih percaya Presiden Jokowi mampu membawa bangsa ini keluar dari krisis.

"Kita lihat juga Presiden setiap saat mengawal supaya dana APBN dan APBD segera diserap Demikian juga Menteri BUMN Erick Thohir kita percaya akan mengoptimalkan semua BUMN untuk menggerakkan perekonomian di semua sektor. Kami percaya beliau punya kapasitas dan pengalaman untuk itu," tuturnya.

Namun, kata Viktor, kondisi saat ini tak mudah, butuh kerja keras, komitmen, kreatifitas, dan kerjasama semua elemen bangsa yang saling mendukung sehingga apa yang direncanakan Jokowi melalui tim penanganan Covid-19 bisa berjalan dengan baik.

"Untuk itu selayaknya saat ini presiden dan menteri-menterinya kita biarkan bekerja maksimal, jangan ganggu menteri yang sedang bekerja. Jauhkan gangguan yang bisa mengganggu konsentrasi mereka untuk bekerja," pungkasnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore