
Ilustrasi: Pegawai KPK saat menggelar aksi unjuk rasa di kantor KPK, Jakarta, Jumat (6/9/2019). Dalam aksinya mereka menolak revisi UU KPK dan menolak calon pimpinan KPK yang diduga bermasalah.
JawaPos.com - Komisi III DPR direncanakan melakukan fit and proper test kepada sepuluh calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (Capim KPK), pada Rabu (11/9). Namun, kalangan internal lembaga antirasuah menilai banyak kandidat yang bermasalah.
Salah satu perwakilan Pegawai KPK Zulfadhli Nasution mengatakan, dirinya sengaja mendatangi gedung DPR untuk memberikan surat kepada semua fraksi yang ada di parlemen. Isi surat itu terkait soal fit and propertest Capim KPK yang bakal dilakukan besok.
"Kami mengirimkan surat sebagai masukan kepada anggota DPR. Kami kirimkan ke seluruh fraksi dalam rangka untuk juga mengawal proses fit and proper test," ujar Zulfadhli di Gedung DPR, Selasa (10/9).
Zulfadhli juga menuturkan, DPR perlu memilih Capim KPK yang benar-benar berkualitas. Jangan sampai proses pemilihan ini diindikasikan juga untuk melemahkan lembaga antirasuah ke depannya.
"Kami memandang proses pemilihan capim ini diindikasikan satu paket juga dengan revisi UU KPK. Karena itu perlu untuk memilih pemimpin yang baik itu bisa mengatasi pelemahan KPK," katanya
Lebih lanjut Zulfadhli menduga, saat ini ada indikasi kongkalikong Capim KPK terpilih dengan Anggota Komisi III DPR. Jika sampai ini terjadi, maka isu soal pelemahan KPK benar adanya.
"Ini bisa jadi pelemahan juga dari berbagai arah, selain regulasi melalui orang-orang yang nanti akan menjadi pimpinan memang ada keterkaitan," ucapnya.
Zulfadhli mmengirimkan surat ke fraksi-fraksi yang ada di DPR sebagai langkah terkahir dirinya dan para pegawai KPK. Sehingga nantinya DPR bisa memilih Capim KPK yang bisa menghilangkan pelemahan terhadap lembaga antirasuah ini.
Dalam surat tersebut, secara spesifik pegawai KPK meminta DPR memilih calon pimpinan yang berintegritas yang ditunjukkan dari kepatuhan melaporkan LHKPN, terbebas dari dugaan pelanggaran etik berat, dan tidak menghalangi penegakan hukum oleh KPK.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
