
Wakil Ketua Komisi VII Effendi Simbolon
JawaPos.com - Kisruh mencatut nama Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla Ketua DPR Setya Novanto sebagai bentuk pengalihan.
Menurut Mantan Wakil Ketua Komisi VII Effendi Simbolon catut nama minta saham Freeport Indonesia, sengaja diangkat.
"Harus ada yang dipantau, kewajiban divestasi saham. Kita dialihkan dengan cara-cara infotainment," ujarnya pada sebuah diskusi di restoran Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (21/11).
Pengalihan berhasil. Dunia jadi gaduh dan mulai mendapat sasaran. "Karena aktor yang di-blow up pantes dijadikan aktor itu," ucapnya.
Dia menuturkan, isu pencatutan nama Jokowi menjadi seksi ketika ada kepentingan yang bisa diajak konspirasi untuk mencitrakan Freeport -Mc Moran Inc melanjutkan kontrak karyanya.
"Ada pihak yang sedang bercanda ini ingin perpanjang," sebutnya.
Effendi membagi kelompok itu dalam dua golongan. Golongan pertama menginginkan dibangunnya smelter dan pembicaraan perpanjangan kontrak dilakukan sebelum jatuh tempo.
Mereka menginginkan kontrak Freeport sesuai konstitusi. Sedangkan golongan kedua menginginkan divestasi gradual melalui bursa.
"Nanti ketahuan tuh siapa yang kepengen pada IPO, itulah golongan dua," sebutnya.
Sebenarnya, kontrak Freeport bisa diperpanjang.Tapi tidak dengan kontrak karya. Harus ada kontrak baru yang melepaskan saham Freeport dan menguntungkan Indonesia. Indonesia harus memiliki 65 persen saham Freeport. "Kita poin over," imbuh Effendi.
Nah, ini perlu diperhatikan pemerintah. "Tapi pemerintah dalam hal ini, presiden, sekarang terbawa dalam gonjang-ganjing," cibirnya.
Karenanya, dia mengingatkan Jokowi untuk tidak terlena dengan pertarungan kepentingan itu.
"Saya berharap ini jangan dibiarkan menjadi polemik kepentingan tertentu. Kalau standing poin keluar dari presiden dengan tegas dan jelas katakan perpanjang tapi ada poin-poin, itu cukup," pungkasnya. (dna/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
