
Bambang Soesatyo
JawaPos.com - Nampaknya rekonsiliasi kepengurusan belum sepenuhnya diterima loyalis DPP Golkar hasil Munas Bali, Bambang Soesatyo. Dia menyangsikan diselenggarakannya Munas untuk menggabungkan kepengurusan Aburizal Bakrie dan Agung Laksono. Berbagai komentar pedas pun disampaikannya.
Menurut dia, desakan Munas hanyalah manuver bagi kubu Agung untuk menghilangkan malu atas kekalahan di sejumlah pengadilan, khususnya pada putusan Mahkamah Agung (MA) beberapa waktu lalu. Pihak Munas Ancol kata dia panik tak mendapat jatah kedudukan di internal partai maupun di DPR.
"Kalau tidak masuk pengurus, peluang untuk menjadi anggota DPR pada pemilu 2019 menjadi sangat kecil. Jadi, mereka hanya ribut soal kekuasaan dan kepentingan pribadi bukan ingin membesarkan partai," tuturnya melalui pesan singkat, Rabu (11/11).
Apalagi, menurut pria yang disapa Bamsoet itu, sikap legowo yng ditunjukkan munas Ancol tidak meyakinkan. Bamsoet memprediksikan, pasti nantinya Agung Laksono cs akan membuat munas abal-abal lagi dan menggugat atas nama penyelamatan partai.
"Padahal untuk selamatkan diri sendiri agar bisa masuk pengurus atau agar bisa berkuasa,'' katanya.
Bendahara umum Golkar munas Bali itu mengimbau agar pihak Munas Ancol sebaiknya taat azaz. Menurutnya, sesuai ketentuan AD/ART, Munas berikutnya berlangsung pada 2019, setelah kepengurusan Munas Bali selesai.
"Jadi kalau mau bertarung kembali, ya tunggu saja 2019. Jangan cengeng minta-minta Munas di luar aturan partai," tuturnya.
Karenanya, ancaman pihak Ancol kepada Ical jika tak Munas proses hukum berlanjut dan jika Munas akan dicabut, menurut dia tidak etis. "Itu basi dan memalukan, itu namanya politik transaksional," seru Bamsoet.
Lantas, dia menantang pihak Agung untuk meneruskan proses hukum. "Silahkan mau PK mau Kasasi. Orang betawi bilang EGP (emang gue pikirin) dan DL (derita loe) deh. Wong namanya munas abal-abal nggak akan menang," tandasnya. (dna/JPG)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
