Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 7 November 2015 | 15.08 WIB

Kubu Ical Anggap Agung Laksono Cs Bukan Orang Lain

Dua sekretaris jenderal Partai Golkar dari dua kubu yang berseteru, yakni Idrus Marham (kiri) dan Zainudin Amali (kanan). - Image

Dua sekretaris jenderal Partai Golkar dari dua kubu yang berseteru, yakni Idrus Marham (kiri) dan Zainudin Amali (kanan).

JawaPos.Com - Ketegangan antara kepengurusan Partai Golkar versi musyawarah nasional (munas) Bali pimpinan Aburizal Bakrie dengan kubu Agung Laksono hasil munas Ancol yang sempat mereda ternyata menghangat lagi. Itu seiring langkah kubu Agung yang mengajukan permohonan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) atas putusan Pengadilan Tinggi DKI yang menyatakan kepengurusan Golkar hasil munas Ancol tidak sah.



Namun, bagi Idrus Marham yang juga sekretaris jenderal Partai Golkar kubu Aburizal, upaya hukum lanjutan yang dilakukan pihak Agung sebenarnya bukan hal luar biasa. “Itu haknya," ujar Idrus di Jakarta, Jumat (6/11).



Kendati demikian, Idrus tetap menyayangkan langkah hukum yang dilakukan kubu Agung. ‎"Sebagai keluarga besar Partai Golkar ngapain sih lakuin itu?" ucapnya.



Sebab, kata Idrus, Golkar kubu munas Bali akan mengakomodir kepentingan pihak Agung. "Kami t‎idak pernah anggap munas Ancol (kubu Agung) orang lain, melainkan keluarga Golkar," tegasnya.



Idrus menjelaskan, secara hukum Partai Golkar yang memiliki legal standing adalah kepengurusan hasil munas Bali. Yakni, di bawah kepemimpinan Ical -sapaan Aburizal- dan Idrus sebagai sekjennya. "Dengan demikian, dalam rekonsiliasi ini maka harus mengakomodasi yang lain," tandasnnya.(rka/JPG)

Editor: Ayatollah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore