Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 September 2015 | 13.17 WIB

Berang ke Adian Napitupulu Cs, Fadli Zon Bakal Lapor ke Mahkamah Kehormatan

Ketua DPR Setya Novanto berbincang dengan Wakil Ketua DPR Fadli Zon (membelakangi kamera) dalam sebuah kesempatan di ruang kerja pimpinan DPR RI. - Image

Ketua DPR Setya Novanto berbincang dengan Wakil Ketua DPR Fadli Zon (membelakangi kamera) dalam sebuah kesempatan di ruang kerja pimpinan DPR RI.

JawaPos.Com - Wakil Ketua DPR Fadli Zon berang dengan pihak-pihak yang melaporkannya ke  Mahkamah Kehormatan DPR (MKD) karena bertemu dengan bakal calon presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Fadli yang bersama Ketua DPR Setya Novanto menjadi terlapor, menuding pihak yang melaporkannya ke MKD telah menyebarkan informasi yang salah.





"Saya akan laporkan balik mereka yang melaporkan," ujarnya melalui‎ pesan singkat dari AS, Selasa (8/9).



Seperti diketahui, Senin (7/9) lalu ada tujuh anggota DPR yang melaporkan Setya dan Fadli ke MKD. Mereka adalah Adian Napitupulu, Budiman Sudjatmiko, Charles Honoris dan  Diah Pitaloka dari Fraksi PDI Perjuangan, serta Akbar Faizal dari NasDem, Amir Uskara dari PPP dan Maman Imanul Haq dari Fraksi PKB.



Lantas, informasi mana yang salah menurut Fadli terkait kunjungannya ke AS? Ia lantas menyinggung kabar tentang jumlah rombongan DPR yang melawat ke AS. Sebab, sempat beredar kabar jumlah rombongan DPR yang dipimpin Setya Novanto saat melawat ke negeri Paman Sam itu mencapai 73 orang.



Padahal, kata Fadli, jumlah rombongan DPR yang ke AS untuk memenuhi undangan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) itu hanya 14 orang. "Setahu saya 14 orang total. Gak ada 60 atau 73 orang, absurd," tandas wakil ketua umum Partai Gerindra itu.



Kalaupun ada anggota rombongan yang membawa keluarga, Fadli menegaskan bahwa biayanya bukan dengan dana dari DPR.  "Ada yang bawa istri itu biaya sendiri," tegasnya.



Fadli menegaskan bahwa tidak ada larangan bagi anggota DPR membawa istri saat melawat ke luar negeri. Syaratnya, biaya untuk istri ditanggung sendiri.



Fadli lantas membandingkan dengan presiden yang juga membawa istri dan anak-anakanya pada kunjungan resmi. ‎"Kunjungan presiden dan wakil, cek berapa jumlah delegasinya, berapa tim advance, berapa biayanya. Coba digali juga dong‎," pintanya.



Lantas, kapan Fadli akan membuat laporan balik ke MKD? “Setelah pulang saja. Tanggal 10 setelah ketemu speaker of the house Boehner (Ketua DPR AS John Boehner)," pungkasnya.(dna/JPG)

Editor: Ayatollah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore