
Ketua DPR RI periode 1999-2004 Akbar Tanjung.
JawaPos.Com - Mantan Ketua DPR Akbar Tanjung ikut berkomentar atas rencana penataan ulang kompleks parlemen Senayan, Jakarta. Politikus Golkar yang pernah memimpin DPR periode 1999-2004 itu justru meminta agar rencana itu dikaji kembali.
Menurut Akbar, DPR sebaiknya lebih memprioritaskan pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan ketimbang fokus terhadap proyek itu. "Saya pikir itu yang lebih diutamakan," ujarnya usai menghadiri sidang paripurna khusus untuk memperingati hari ulang tahun DPR ke-70 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (28/8).
Dia menilai fungsi anggota dewan saat ini belum optimal. Terlebih soal fungsi legislasi.
Kata dia, baru sedikit undang-undang dalam program legislasi nasional yang disahkan DPR. Untuk itu, dia meminta agar mereka fokus terhadap legislasi terlebih dahulu. "Baru setelah itu dewan bisa mengambil langkah berikutnya berkaitan dengan penyediaan fasilitas yang dibutuhkan," tuturnya.
Kalaupun ingin melakukan pembangunan gedung baru, katanya, maka tidak harus direalisasikan semuanya. Harus ada skala prioritas yang berkaitan dengan fungsi anggota.
Namun, Akbar juga wanti-wanti agar rencana pembangunan itu juga melihat sisi anggaran. Sebab, pastinya pembangunan tersebut akan menggunakan uang negara dalam APBN. "Coba dicari dulu yang mana prioritas," imbuh Akbar.
Soal anggaran yang diduga akan menghabiskan sekitar Rp 2,7 triliun, Akbar menganggap jumlah itu terlalu besar. "Tapi kalau kita lihat dari segi mana yang paling utama, prioritas, dan berkaitan dengan pelaksanaan fungsi, tentu akan jauh berkurang dari situ," pungkas politikus senior Golkar itu.(dna/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
