Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 23 Agustus 2015 | 07.31 WIB

Oalah DPR, Kinerja Buruk Malah Minta Kasur

Pengamat politik dari Populi Center, Nico Harjanto. - Image

Pengamat politik dari Populi Center, Nico Harjanto.

JawaPos.Com - Kinerja para anggota DPR kembali menuai kritik pedas. Apalagi, setelah adanya rencana pembangunan tujuh proyek senilai Rp 1,6 triliun dan pembelian kasur sebesar Rp 12 miliar bagi DPR.



Pengamat politik Nico Harjanto mengatakan, rencana pembangunan tujuh proyek dan pembelian kasur anggota DPR itu tidak memiliki urgensi. “Justru yang urgen adalah perlunya memperbaiki kualitas DPR itu sendiri," kata Nico usai menghadiri sebuah diskusi di Jakarta, Sabtu (22/8).



Nico mencontohkan salah satu kualitas anggota dewan yang buruk. Misalnya, soal kedisiplinan saat sidang paripurna.



"Ini harus diperbaiki dulu. Fasilitas itu hanya pendukung saja. Tidak ada alasan untuk itu, itu mengada-ada, ujarnya.



‎Selain itu, pimpinan lembaga kajian Populi Center itu juga mengkritik DPR yang mengajukan anggaran renovasi rumah jabatan anggota (RJA). ‎"Padahal mereka tidak tinggal disana, ada sanak saudara, ini tidak benar juga, karena itu dibangun oleh uang rakyat," katanya.



Untuk itu dia menyarankan agar pemerintah menolak usulan penambahan fasilitas untuk DPR yang menurutnya mengada-ada. ‎"Kenapa negara ini berkorban untuk DPR? Padahal kualitas dan kinerja mereka tidak bagus dan sangat rendah," tandasnya.(put/JPG)



Editor: Ayatollah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore