
Peneliti bidang politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hermawan Sulistyo menilai, milenial cenderung tidak akan tertarik dengan isu-isu orde baru ini. Karena mereka dasarnya tidak mengalami kejadian tersebut.
JawaPos.com - Suara kaum milenial menjadi rebutan dua pasang calon presiden di pilpres 2019. Namun, anehnya isu yang justru gencar dimainkan malah soal orde baru.
Isu positif orde baru juga paling gencar dimainkan oleh Partai Berkarya. Karena mereka mengklaim masyarakat banyak yang ingin kembali ke romantisme era Presiden Soeharto.
Kamudian isu lainnya adalah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang buka peluang untuk membahas soal era korupsi orde baru pada saat debat capres nanti.
Menanggapi itu, Peneliti bidang politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Hermawan Sulistyo menilai, milenial cenderung tidak akan tertarik dengan isu-isu orde baru ini. Karena mereka dasarnya tidak mengalami kejadian tersebut.
"Milenial tidak punya rasa ingin tahu tinggi. Jadi mungkin tidak akan tertarik," ujar pria yang akrab disapa Kikik saat menjadi pembicara dalam diskusi Populi Center, Slipi, Jakarta, Kamis (6/12).
Namun demikian, dia menilai ada saja milenial yang ingin mencari tahu mengenai kondisi pemerintahan di zaman Orde Baru. Mereka yang sudah mencari tahu tentang orde baru tentu akan kecewa. Karena semua pemerintahan Soeharto adalah omong kosong semuanya.
"Banyak milenial yang cerdas dia akan menelusuri, buka kembali file lama. Sehingga bisa mengetahui siapa yang penjahat HAM, dan siapa yang merampok ekonomi kita," tambahnya.
Menurut Kikik, apabila ada pihak yang ingin menghidupkan kembali era Orde Baru. Maka sudah pasti mereka yang mendukung dahulunya adalah seorang penindas di zaman Soeharto. Sehingga orang-orang itu ingin mengulang romatismenya lagi.
"Kalau orang tua yang dahulu ikut menindas pasti akan tertarik. Kalau orang-orang yang dapatkan sekeping rezeki dari Orde Baru akan gabung. Tapi jumlahnya enggak banyak. Karena lebih banyak yang terindas," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Awas Macet! Besok Ribuan Buruh Demo May Day di Surabaya, Ini Jalan yang Perlu Dihindari
